Pengertian dan Contoh Kalimat Interogatif dalam Bahasa Inggris Beserta Penjelasan

Share on facebook
Share on whatsapp
Share on twitter
Share on linkedin
Share on email

Interrogative sentence

Sebagaimana dalam bahasa Indonesia, di dalam bahasa Inggris terdapat berbagai jenis kalimat. Misalnya seperti kalimat positif, kalimat negatif, kalimat interogatif dan lain-lain. Nah, pada bahasa Inggris interrogative sentences sendiri terdapat beragam jenisnya. Apa sajakah itu? Yuk simak penjelasannya di artikel berikut ini!

Pengertian Interrogative Sentences

Tapi sebenarnya apa yang dimaksud dengan kalimat interogatif dalam bahasa Inggris?

Interrogative sentences atau kalimat interogatif bahasa Inggris adalah kalimat-kalimat yang menanyakan sebuah pertanyaan, biasanya untuk meminta sebuah informasi. Interrogative sentences ditandai dengan adanya question mark atau tanda tanya (?) di akhir kalimatnya.

Dalam bahasa Indonesia, tidak ada perubahan bentuk dalam kalimat-kalimatnya, atau tidak ada penyesuaian subject + verb agreement. Namun dalam bahasa Inggris kamu perlu mempelajari subject + verb agreement sekaligus perubahannya sesuai dengan tenses atau waktu pada kalimat tersebut.

Nah, dalam kalimat tanya bahasa Inggris, peraturan yang berlaku tidak sama dengan kalimat positif atau negatif dalam bahasa Inggris. Artinya, dalam interrogative sentences, terdapat aturannya tersendiri. Urutan kata dan penggunaan kata kerja bantu atau auxiliary verbs berbeda dari kalimat negatif atau positif, sehingga bisa saja membuatmu kebingungan dalam membuat kalimat tanya tersebut.

Pada umumnya, terdapat empat tipe kalimat dalam bahasa Inggris, yaitu declarative sentences, exclamatory sentences, imperative sentences dan interrogative sentences. Kali ini, kamu akan mempelajari lebih dalam tentang interrogative sentences.

Terdapat beragam tujuan interrogative sentences. Pada umumnya adalah untuk meminta sebuah informasi. Yaitu ketika the speaker atau penutur menginginkan sebuah informasi terkait sesuatu, hingga akhirnya penutur tersebut menanyakan sebuah pertanyaan untuk mendapatkan jawaban.

Interrogative sentences juga bisa berfungsi untuk membuat audience atau lawan bicara untuk berpikir lebih dalam mengenai apa yang dibicarakan oleh penutur dan menjadi lebih tertarik kepada gagasan yang disampaikan. Misalnya terdapat sebuah pembahasan di suatu rapat. Dengan adanya interrogative sentences topik pembahasan pada rapat tersebut bisa menjadi lebih menarik untuk dibahas karena terdapat sudut pandang lain yang menanyakan sesuatu untuk mendapatkan informasi yang lebih merinci dari pembahasan tersebut.

Selain untuk mendapatkan informasi dan membuat suatu topik pembahasan menjadi lebih menarik, interrogative sentences bisa menjadi pertanyaan retoris. Maksudnya adalah tidak seperti kalimat tanya lainnya yang berfungsi untuk memberikan informasi, pertanyaan retoris disampaikan untuk tidak dijawab. Melainkan untuk memberi sebuah maksud atau memberikan efek dramatis.

Baca Juga: Imperative Verb: Penjelasan Lengkap dan Contoh Kalimat

Types of interrogative sentences

Jenis kalimat tanya bahasa Inggris

 

Terdapat empat tipe interrogative sentences atau kalimat tanya dengan strukturnya masing-masing. Biasanya, tipe interrogative sentences tergantung pada informasi apa yang kamu butuhkan. Misalnya kamu membutuhkan jawaban ya/tidak. Berikut ini adalah tipe-tipe interrogative sentences:

1.       Yes/no questions

Sebagaimana namanya, yes/no questions adalah tipe interrogative sentences yang jawaban dari pertanyaannya hanya berupa ya/tidak. Namun yang dimaksud jawaban berupa ya/tidak bukan hanya semata-mata satu kata saja. Tapi penutur meminta baik itu jawaban afirmatif atau jawaban negatif.

Yes/no questions selalu dimulai baik itu dengan kata kerja “be” atau auxiliary verb (kata kerja bantu) seperti misalnya “do”, “have”, “can”, atau “will”. Yes/no questions tidak menanyakan informasi baru, melainkan hanya untuk mengonfirmasi apakah sesuai atau tidak dengan informasi yang sudah diketahui. Oleh karena itu, yes/no questions tidak menggunakan kata-kata WH atau pertanyaan WH.

Berikut adalah rumus yes/no questions:

Auxiliary verb atau be + subject + main verb

Berikut adalah contoh yes/no questions :

  • Are you going to the show later?
  • Have you been working out?
  • Can I help you with that?

2.       Or questions

Tipe selanjutnya pada interrogative sentence adalah or questions. Or questions menawarkan pilihan dan meminta pilihan. Struktur kalimatnya sama seperti dengan yes/no questions, dengan konjungsi “or” yang memisahkan pilihan tersebut. Misalnya seperti pada kalimat berikut ini:

  • Do you want the dressing on the salad or the side?

Kalau kamu ingin membuat pertanyaan or questions dengan opsi lebih dari dua, maka gunakan konjungsi “or” hanya sebelum pada opsi yang paling terakhir. Contohnya seperti pada kalimat berikut:

  • Should we get pepperoni, mushrooms, peppers, or plain?

Or questions juga bisa berupa kalimat majemuk, jika pilihan yang diberikannya merupakan dua klausa yang terpisah. Dalam situasi seperti ini, setiap klausa mengikuti struktur yes/no questions. Misalnya seperti pada kalimat berikut:

  • Can you walk, or should I carry you?

Perlu kamu ketahui, terdapat jenis pertanyaan yang menggunakan konjungsi “or” namun pertanyaan tersebut bukanlah berupa pertanyaan or question. Yaitu pertanyaan yang menggunakan “either” atau “neither”. Pertanyaan yang mengandung kata tersebut merupakan yes/no questions. Misalnya seperti pada contoh berikut:

Q: Have you either graduated high school or passed your GED test?

A: Yes, I did one of those.

Contoh or questions:

  • Are you talking to him or me?
  • Should I stay or go now?
  • Will you hang out with us willingly, or do I need to drag you?

3.       Open-ended questions

Tipe selanjutnya adalah open-ended questions. Pada open-ended question, kamu meminta informasi khusus terkait sesuatu yang belum kamu ketahui. Sehingga di dalam kalimat pertanyaannya akan terdapat WH words. Jawaban dari open-ended questions bisa berupa informasi tentang apapun, kecuali jawaban ya/tidak.

Struktur open-ended questions mengikuti struktur yes/no questions dan or questions. Hanya saja pada awalnya dibubuhi WH word sebelum auxiliary verb. WH words yang dimaksud misalnya seperti, “why”,which“, “what”,who“, “where”,whom“, “whose” dan lain-lainTujuan dari mengajukan pertanyaan wh- question atau open-ended questions adalah untuk mendapatkan informasi khusus yang tidak diketahui sebelumnya.

Berikut adalah rumus open-ended questions:

WH word + auxiliary verb atau be + subject + main verb

Contoh open-ended questions:

  • Where is Timbuktu on a map?
  • When did you get a haircut?
  • How do you read so fast?

4.       Tag questions

Tipe interrogative sentence yang terakhir adalah tag questions. Tag questions merupakan tipe pertanyaan yang berbeda dengan tipe interrogative sentences lainnya. Biasanya tipe pertanyaan ini digunakan ketika kamu memiliki informasi terkait sesuatu tapi kamu ingin mengonfirmasinya.

Yang membuat struktur tag questions berbeda dengan tipe interrogative sentences lainnya adalah struktur kalimat ini seperti pada kalimat deklaratif pada umumnya, hanya saja diberi pertanyaan singkat pada akhir kalimatnya. Misalnya seperti kalimat berikut ini:

  • You’ve ridden a horse before, haven’t you?

Untuk membuat kalimat tanya tag question, mulailah dengan statement umum terlebih dahulu. Kemudian kamu bisa membuat pertanyaannya di akhir dengan menggunakan auxiliary verb atau be dan sebuah pronoun (kata ganti) untuk subject. Kamu juga perlu menambahkan tanda koma (,) diantara statement dan pertanyaannya. Berikut rumus tag question:

Statement, auxiliary verb atau be + subject pronoun

Contoh kalimatnya:

  • You’re not my driver, are you?

Jika main verb bukan berupa verb be dan tidak ada auxiliary verbs lainnya, gunakan kata “do” pada pertanyaannya. Misalnya seperti kalimat berikut ini:

  • His mom drives him to school, doesn’t she?

Pertanyaan pada tag questions menggunakan tenses yang sama sebagaimana pada statement yang terdapat pada kalimat tersebut. Jika misalnya statement tersebut dalam bentuk simple past tense, maka gunakanlah kata-kata seperti “did”, “had”, “was” atau “were” pada pertanyaannya. Jika statement dalam bentuk simple present tense, maka pertanyaannya mengikuti dengan tense tersebut.

Misalnya seperti pada kalimat berikut ini:

  • His mom drove him to school, didn’t she?

Selanjutnya terdapat tiga aturan penting yang harus kamu ingat dalam tag questions. Yang pertama, jika statement pada pertanyaan tersebut bersifat positif, maka pertanyaannya bersifat negatif. Berlaku juga kebalikannya. Contoh:

  • You wouldn’t tell on me, would you?

Yang kedua, jika pertanyaannya bersifat negatif, maka gunakanlah singkatan contraction. Misalnya “did not” menjadi “didn’t”, “will not” menjadi “won’t”, “has not” menjadi “hasn’t” dan lain sebagainya. Contohnya:

  • My sister will watch the recital, won’t she?

Aturan yang ketiga adalah jika kata ganti atau pronoun yang digunakan adalah “I” dan pertanyaannya bersifat negatif, maka gunakan “aren’t” bukan “amn’t”. Namun, jika pertanyaannya bersifat positif, kamu tetap bisa menggunakan “am”. Contohnya:

  • I’m in the wrong classroom, aren’t I?
  • I’m not in the wrong classroom, am I?

Berikut adalah contoh-contoh kalimat interogatif tag questions:

  • You low-key like studying, don’t you?
  • We’re meeting at the clock tower, aren’t we?
  • I shouldn’t text first, should I?

Demikianlah penjelasan mengenai interrogative sentences. Dengan memahami materi ini, kamu dapat meningkatkan pengetahuan dan mengembangkan kemampuanmu dalam berbahasa Inggris. Kalau pun kamu merasa ingin tahu lebih lanjut tentang bahasa Inggris dan membutuhkan tutor yang akan membimbingmu, kamu bisa belajar bahasa Inggris di tempat kursus bahasa Inggris online terbaik bersama Fluentz dan guru-guru yang asik. Di sana juga ada banyak pilihan program yang sesuai dengan kebutuhan kamu.

Referensi:

Ellis, Matt. 2023. Interrogative Sentences Explained. (online at) https://www.grammarly.com/blog/interrogative-sentences/ [accessed on 26 May 2023]

Fluentz perfect for online courses and other institutes. It’s a complete solution with lms features and functionalities.

Contact Us

STC Senayan Lantai 2 Ruang 89 Jalan Asia Afrika Pintu IX Gelora Senayan, Jakarta Pusat 10270.

0813-9176-8718

 

Chat Sekarang
Hari ini sedang ada Promo bonus sampai 5 sesi! Yuk, langsung chat Mimintz 😎