Imperative Verb: Penjelasan Lengkap dan Contoh Kalimat

Share on facebook
Share on whatsapp
Share on twitter
Share on linkedin
Share on email
Imperative Verb Penjelasan Lengkap dan Contoh Kalimat
Look behind you!

“Open the book!” “Close the door!” Pernah nggak kalian melihat atau mendengar kalimat seperti ini dalam percakapan? Perlu kamu tahu, itu adalah kalimat perintah lho. Seperti halnya dalam bahasa Indonesia, dalam bahasa Inggris atau bahasa lain di dunia juga ada bentuk kalimat yang digunakan meminta seseorang untuk melakukan sesuatu, yaitu biasa disebut imperative sentence.

Bisa kita lihat dalam contoh imperative sentence di atas, kalimat tersebut tidak memiliki subjek. Jadi, memang ada struktur atau pola khusus dalam pembentukan kalimat seperti ini. Nah, di artikel kali ini kita akan membahas tuntas tentang imperative sentence dalam bahasa Inggris dan contoh penggunaan dalam kalimat. Yuk, langsung simak ya dengan baik!

 

Pengertian dan Fungsi Imperative Verb

Sebelum ke pembahasan yang lebih detail, mari kita ingat kembali tentang kata kerja (verb) itu sendiri. Verb memiliki definisi sebagai kata-kata yang digunakan untuk menyatakan sebuah tindakan atau aksi. Seperti dalam contoh kalimat ini. “The dog jumps over the fence”, kata jump adalah tindakan yang dilakukan oleh subjek. Lalu apa itu imperative verb?

Imperative verb adalah kata kerja yang digunakan untuk memberikan perintah kepada orang lain. Kadang-kadang, kata kerja jenis ini biasa disebut juga sebagai command verb atau bossy verb. Dalam penulisannya biasanya imperative sentence dengan tanda seru dan tentu dengan intonasi yang berbeda dengan kalimat biasa seperti ada penekanan layaknya kita memberi perintah dalam bahasa Indonesia.

Close the door!” adalah contoh kalimat imperatif, yang menggunakan kata kerja imperatif close.

Kamu bisa membuat kalimat imperatif terdengar sedikit lebih lembut atau sopan dengan menambahkan kata please di dalam kalimat imperatif. Maka akan menjadi seperti ini, “please close the door”

Walaupun, seperti yang sudah kita bahas di atas, imperative verb digunakan untuk memberikan perintah kepada orang lain, bentuk kata kerja ini juga memiliki fungsi lain lho.

Kamu bisa menggunakannya untuk:

  • Mengajukan permintaan: please pass the salt.
  • Memberikan saran: save some money each month.
  • Memperingati atau memberi perintah: look behind you!
  • Memberikan petunjuk arah atau intruksi: turn left at the next intersection.

 

Imperative verb
Fungsi dari Imperative Sentences

Imperative Sentence dalam Bentuk Affirmative dan Negative

Imperative verb memang digunakan dalam Imperative sentence yang juga terdapat dalam bentuk affirmative (afirmatif) atau negative (negatif).

Affirmative

  • Imperative sentence dalam bentuk affirmative digunakan untuk memberikan perintah atau arahan positif. Dalam kalimat ini, verb yang digunakan berfungsi sebagai imperative verb. Contohnya, “Please close the door.” (Tutup pintu, silakan.), “Write your name here.” (Tulis nama kamu di sini.), “Take this medicine three times a day.” (Minum obat ini tiga kali sehari.)

Negative

  • Imperative sentence dalam bentuk negative bersifat larangan dimana digunakan untuk melarang, peringatan atau menghindari sesuatu. Dalam kalimat ini, verb yang digunakan berfungsi sebagai imperative verb. Dalam bentuk ini kamu bisa pakai kata don’t atau stop di awal kalimat. Contohnya, “Don’t touch the stove.” (Jangan sentuh oven.), “Don’t be late again.” (Jangan terlambat lagi.), “Don’t smoke in the room.” (Jangan merokok di dalam ruangan.) Kamu bisa menggunakan kata

Meskipun kata kerja imperatif sering menjadi bagian dari kalimat imperatif, terkadang kata kerja imperatif dapat berdiri sendiri. Bisa kita lihat dari contoh-contoh di bawah ini.

  • Look!
  • Run!
  • Read!

Contoh di atas adalah kata kerja imperatif yang merupakan kalimat lengkap meskipun subjeknya hanya tersirat. Salah satu perbedaan antara kalimat imperatif dengan jenis kalimat lainnya adalah kalimat imperatif bisa ditulis dengan hanya kata kerja.

Meskipun tidak selalu, subjek dalam kalimat imperatif biasanya tersirat. Tapi, kamu tetap bisa mengatakan nama, seperti “Hey Alex, close the door” untuk memperjelas kepada siapa kamu mengeluarkan perintah.

 

Perbedaan Kalimat Imperatif dan Jenis Kalimat lainnya

Kadang-kadang realitanya, dalam kalimat bahasa Inggris mungkin kamu pernah mengira itu kata kerja imperatif tetapi sebenarnya menggunakan kata kerja untuk membuat jenis kalimat lain.

Berikut ini adalah contoh kalimat yang menggunakan kata kerja yang sama tetapi hanya satu yang merupakan kata kerja imperatif. Coba perhatikan apakah kamu bisa mengetahui yang mana kalimat imperatif dan yang bukan kalimat imperatif.

  • Jacob needs to close the door.
  • Jacob, close the door.

Yang benar adalah kalimat yang kedua, pembicara di kalimat pertama membuat pernyataan tentang apa yang harus dilakukan Jacob yang menjadikannya kalimat deklaratif (declarative sentence).

Coba lihat lagi kalimat berikut ini

  • Buy chocolate
  • Can you buy chocolate?

Tanda tanya pada kalimat kedua menjadikannya sebagai kalimat interogatif (interrogative sentence), yaitu kalimat yang mengajukan pertanyaan.

Ada juga yang namanya kalimat seru (exclamatory sentence), yaitu kalimat yang menyampaikan kegembiraan atau emosi.

  • They said yes!

Kalimat imperatif juga bisa berisi tanda seru, seperti seseorang berteriak, “Say yes!” Ini bisa digunakan saat pembicara atau penulis sedang bersemangat.

 

Cara Menulis dengan Kata Kerja Imperatif

Mungkin secara tidak sengaja kamu sering menulis kalimat imperatif beberapa kali. Saat kamu mengirim pesan kepada temanmu atau memberikan sebuah arahan kepada seseorang dengan mengatakan “turn right after going through the gate

Meskipun menulis kalimat imperatif cukup sederhana, ada beberapa aturan yang harus diperhatikan.

Ada tiga bagian dalam kalimat imperatif, yaitu:

  • Imperative verb: Ini adalah sebuah tindakan yang diminta oleh pembicara atau penulis kepada orang lain.
  • Subject: Subjek adalah orang yang disuruh melakukan suatu tindakan.
  • Punctuation: Punctuation atau tanda baca, ini bisa menjadi titik atau tanda seru tergantung pada kalimatnya.

Kata kerja imperatif sering muncul di awal kalimat, tetapi ada juga yang muncul di akhir kalimat. Coba lihat contoh kalimat ini:

  • Please pass the salt.
  • Don’t forget to call your mother.
  • If you leave, buy milk and chocolate.

Kata kerja imperatif juga dapat muncul belakangan dalam sebuah kalimat jika kamu menulis kalimat imperatif dalam conditional sentence**,** yaitu kalimat yang memiliki sebab dan akibat.

If you see Jimmy, tell him I said hello.

Tidak seperti kebanyakan kata kerja yang dapat digunakan dalam ketiga bentuk kata kerja, kata kerja imperatif sering digunakan dalam bentuk simple present tense. Kamu tidak dapat memerintahkan seseorang di masa lalu.

Kamu dapat mengatakan “I told you to buy chocolate,” tetapi itu akan menjadi kalimat deklaratif karena kamu menyatakan apa yang kamu katakan kepada seseorang.

 

Penggunaan Imperative Verb pada Active dan Passive Voice

Gunakanlah kata kerja imperatif hanya dengan active voice.

Kata kerja imperatif dapat digunakan dalam bentuk passive, tetapi hal itu membuatnya tidak terlalu seperti memerintah/menuntut.

  • Passive voice: Let the window be opened.
  • Active voice: Open the window.

Pada kalimat pertama kita mengetahui bahwa pembicara ingin jendela dibuka, tetapi tidak jelas apakah mereka  menyuruh seseorang membukanya. Kalimat kedua sangat jelas kalau pembicara membuat perintah.

Baca Juga: Modal Verb: Pengertian, Rumus dan Contoh Kalimat

 

Gunakan Adverb dengan Kata Kerja Imperatif

Kamu juga dapat memberitahu seseorang untuk melakukan sesuatu dengan menambahkan kata keterangan (adverb). Berikut contoh-contoh imperative sentence berisi adverb lengkap dengan makna kalimatnya.

  • Write the letter carefully. (Tulis suratnya dengan hati-hati.)
  • Quickly finish your homework. (Selesaikan tugasmu dengan cepat.)
  • Please be quiet during the exam. (Tolong diam saat ujian.)
  • Carefully cross the street. (Lalu lintas dengan hati-hati.)
  • Absolutely no cheating allowed. (Mutlak tidak boleh curang.)
  • Politely ask for permission. (Mintalah izin dengan sopan.)
  • Loudly sing the national anthem. (Nyanyikan lagu kebangsaan dengan keras.)
  • Gracefully dance to the music. (Berdansa dengan anggun pada musik.)
  • Honestly confess your mistake. (Jujurlah mengakui kesalahanmu.)
  • Swiftly run to the finish line. (Lari ke garis finish dengan cepat.)
  • Firmly grip the steering wheel. (Pegang erat setir mobil.)

 

Perbedaan Kata Kerja Imperatif dan Kata Kerja Lainnya

Kata kerja imperatif hanyalah salah satu dari banyaknya jenis kata kerja. Ada juga kata kerja dinamis (dinamic verb), kata kerja statif (stative verb), kata kerja bantu (auxiliary verb), kata kerja bantu modal (modal auxiliary verb), dan kata kerja phrasal (phrasal verb).

Untuk mengetahui apakah suatu kata adalah kata kerja imperatif atau bukan adalah dengan melihat sudut pandang apa kata itu diucapkan atau ditulis.

Kalimat imperatif akan selalu dalam sudut pandang orang kedua karena menyangkut orang yang sedang disapa.

  • Jimmy open the door.
  • Jimmy, open the door.

Kalimat pertama ditulis dengan sudut pandang orang ketiga.

Sedangkan kalimat kedua mungkin tampak seperti sudut pandang orang ketiga, tetapi sebenarnya itu adalah orang kedua karena ditujukan kepada seseorang.

 

Contoh Imperative Sentence

Berikut ini adalah beberapa contoh kalimat perintah dalam bahasa Inggris

  • Stop talking and listen to me. (Berhentilah berbicara dan dengarkan aku.)
  • Go to the store and buy some milk. (Pergi ke toko dan beli susu.)
  • Sit down and relax. (Duduklah dan rileks.)
  • Listen to the music and enjoy the moment. (Dengarkan musik dan nikmati saat ini.)
  • Cook dinner for the family tonight. (Masaklah makan malam untuk keluarga malam ini.)
  • Write a thank-you note to your friend. (Tulislah surat terima kasih ke temanmu.)
  • Clean your room before dinner. (Bersihkan kamarmu sebelum makan malam.)
  • Take the dog for a walk. (Bawa anjing berjalan-jalan.)
  • Call me when you get home. (Telpon aku saat kamu pulang.)
  • Do your homework before watching TV. (Kerjakan tugasmu sebelum menonton TV.)
  • Make a list of things to buy. (Buat daftar barang yang harus dibeli.)
  • Sing a song for me. (Nyanyikanlah lagu untukku.)
  • Follow along this street. (Ikuti terus jalan ini.)
  • Bring my English book tomorrow! (Bawa buku bahasa Inggrisku besok!)
  • Don’t leave this country! (Jangan tinggalkan negara ini!)
  • Don’t call me at 2 am! (Jangan telepon aku jam 2 pagi!)

Seperti itulah penjelasan dan cara penggunaan imperative verb. Kesimpulannya imperative verb dipakai dalam kalimat yang mengandung fungsi untuk memberi perintah kepada seseorang atau lawan bicara. Kalimat yang identik dengan tanda seru. Materi imperative verb ini adalah salah satu pelajaran bahasa Inggris yang kerap diajarkan dan masuk ke dalam kurikulum di sekolah. Jadi, seharusnya kalian familiar dengan salah satu materi bahasa Inggris ini dan dapat kamu pahami dengan mudah. Dan teman-teman semua bisa gunakan berbagai aplikasi dan source belajar lain.

Zaman sekarang banyak pilihan materi belajar yang bisa kamu akses secara gratis, dan memungkinkan untuk belajar bahasa inggris secara mandiri. Perlu diingat mempelajari bahasa Inggris adalah sebuah proses yang harus dilewati dengan sabar. Dan kalau kamu mau ada yang membimbing proses belajarmu, kamu bisa mulai mencari dan mengikuti kursus bahasa Inggris online terbaik yang ada di kotamu. Dan Fluentz adalah salah satu dari yang terbaik, karena kami menggunakan metode NFP yang fokus kepada praktek dengan hanya menggunakan bahasa Inggris di dalam kelas. Kamu juga bisa pilih program yang sesuai dengan kebutuhanmu. Jadi, mulai sekarang kamu terus semangat belajar ya demi bahasa inggrismu yang lebih baik!

Reference:

O’Reilly, Anthony. 2022. Imperative Verbs in English, Explained. Available at https://www.grammarly.com/blog/imperative-verbs/ [Acceesed 17 January 2023]

 

Fluentz perfect for online courses and other institutes. It’s a complete solution with lms features and functionalities.

Contact Us

STC Senayan Lantai 2 Ruang 89 Jalan Asia Afrika Pintu IX Gelora Senayan, Jakarta Pusat 10270.

0813-9176-8718

 

Chat Sekarang
Hari ini sedang ada Promo bonus sampai 5 sesi! Yuk, langsung chat Mimintz 😎