Penjelasan dan Contoh kalimat Direct Speech dalam Bahasa Inggris

Share on facebook
Share on whatsapp
Share on twitter
Share on linkedin
Share on email

Part Of Speech

Cara terbaik dalam menguasai bahasa Inggris selain mempelajarinya adalah mempraktekkannya dalam kehidupan sehari-hari. Mungkin kamu sering melihat cara mempraktekkan bahasa Inggris adalah berbicara dalam bahasa Inggris dengan orang lain.

Namun berbicara dalam bahasa Inggris baik kepada teman, guru, rekan kerja atau bahkan native speaker bisa jadi merupakan sebuah rintangan bagi orang-orang. Karena banyak orang masih belum berani berbicara dalam bahasa Inggris.

Terdapat beberapa alasan yang mungkin melatar belakangi hal ini. Misalnya seperti ketidaktahuan untuk berbicara apa, takut salah mengucapkan dalam bahasa Inggris, dan lain sebagainya. Meskipun demikian, kamu harus tetap mempraktekkan apa yang sudah kamu pelajari.

Gunanya adalah setelah kamu mempelajarinya kamu akan semakin paham jika materi yang sudah kamu dapatkan bisa kamu praktekkan. Nah, buat kamu yang masih belum berani berbicara dalam bahasa Inggris tapi ingin tetap mempraktekkannya, menulis dalam bahasa Inggris adalah solusinya.

Menulis dalam bahasa Inggris sebenarnya merupakan kemampuan yang tidak kalah penting dengan berbicara dalam bahasa Inggris. Namun hal bisa jadi lebih mudah dilakukan oleh beberapa orang.

Misalnya saja kamu tidak perlu mengucapkan apa yang kamu tulis, sehingga kamu tidak perlu takut salah pengucapan. Atau misalnya kamu bisa memiliki waktu lebih banyak untuk memikirkan apa yang harus kamu sampaikan dalam tulisan, sehingga bisa lebih terstruktur.

Nah, ada banyak yang bisa kamu pelajari ketika menulis dalam bahasa Inggris. Salah satu materi penting yang sebaiknya kamu pelajari adalah speech, atau bagaimana cara mengungkapkan suatu pikiran.

Dalam English grammar, istilah speech merujuk pada proses komunikasi atau cara mengungapkan suatu pemikiran. Hal ini biasanya berupa pergantian ide atau sebuah percakapan. Terdapat dua cara dalam menyampaikan speech, yaitu direct speech dan indirect speech (reported speech) atau kalimat langsung dan kalimat tidak langsung dalam bahasa Inggris.

Di artikel kali ini, kamu akan mempelajari tentang direct speech. Tertarik untuk belajar lebih dalam? Yuk simak penjelasan, aturan dan contoh-contoh kalimatnya di artikel berikut ini, agar kamu tahu bagaimana cara menggunakannya dalam tulisan bahasa Inggris.

Pengertian Direct Speech Bahasa Inggris

Menurut Oxford Learner’s Dictionary, direct speech didefinisikan sebagai “a speaker’s actual words” atau “kata-kata aktual pembicara”. Sedangkan menurut Cambridge Dictionary, “when you use direct speech, you repeat what someone has said using exactly the words they used.” Atau artinya adalah “ketika kamu menggunakan direct speech, kamu mengulang apa yang seseorang sudah katakan menggunakan kata-kata yang tepat sesuai dengan apa yang mereka gunakan.”

Dengan begitu kamu dapat menyimpulkan bahwa direct speech adalah ungkapan yang digunakan untuk melaporkan atau mengulang kata-kata yang disampaikan oleh pembicara atau penulis seolah-olah disampaikan langsung oleh pembicara.

Direct speech adalah pengulangan atau repetisi kata-kata dari apa yang sudah disampaikan pembicara atau penulis. Dalam kata lain, hal ini adalah cara kamu melaporkan kata-kata yang tepat digunakan oleh pembicara.

Dalam kata lain, direct speech adalah kalimat yang diucapkan langsung oleh seseorang. Kamu biasa mengenalnya sebagai kalimat langsung dalam bahasa Indonesia. Nah, direct speech ini berarti adalah kalimat langsung dalam bahasa Inggris.

Direct speech bisa digunakan untuk menyampaikan sesuatu yang disampaikan pada saat sekarang, atau digunakan untuk memberitahu seseorang bahwa sesuatu akan terjadi pada waktu tertentu.

Aturan Penggunaan Direct Speech

Seperti yang sudah kamu ketahui, direct speech sangat berguna dalam penulisan bahasa Inggris yang kamu buat. Misalnya seperti memperluas perkembangan karakter dalam cerita.

Hal ini karena dengan menunjukkan apa dan bagaimana yang dikatakan oleh orang pembaca akan mengenali karakteristik dan sifat mereka. Selain itu direct speech bisa digunakan untuk mengendalikan alur di dalam cerita.

Terdapat beberapa aturan yang harus diikuti ketika menulis direct speech. Hal ini dikarenakan agar penulisanmu dalam bahasa Inggris tepat dan efektif. Berikut ini adalah aturan-aturan direct speech dan contoh penggunaannya:

Baca Juga:Figure of Speech: Litotes, Majas dalam bahasa Inggris beserta Contohnya

1.       Quotation Marks

Dalam direct speech, tanda baca digunakan untuk memisahkan kata-kata yang disampaikan atau dialog dengan bagian teks yang lain. Kata-kata yang disampaikan secara langsung oleh sebuah karakter atau direct speech harus ditempatkan di dalam tanda petik (“…”) atau ditandai dengan quotation mark (“…”). Contohnya sebagai berikut:

“Can I ask you a question?” Emily enquired.

“I’m far too tired to play football today,” yawned Sam.

Banyak penulis menuliskan direct speech menggunakan tanda petik ganda (“…”) seperti pada contoh di atas. Namun sebenarnya terdapat juga penulis yang menggunakan tanda petik tunggal (‘…’). Kamu tidak perlu bingung karena baik tanda petik ganda (“…”) atau tanda petik tunggal (‘…’), keduanya sama-sama benar.

Yang perlu kamu lakukan hanyalah menentukan jenis tanda petik apa yang ingin kamu gunakan dan pastikan kamu tetap konsisten dalam penggunaannya. Jadi kamu tidak boleh memulai tulisanmu dengan menggunakan tanda petik tunggal (‘…’) dan diakhiri dengan tanda petik ganda (“…”) atau sebaliknya.

2.       A New Speaker = A New Line

Aturan selanjutnya yang harus diikuti ketika menggunakan direct speech adalah setiap kali orang baru berbicara, maka kamu harus menulisnya di baris yang baru atau di baris berikutnya.

Direct speech dibuat untuk membantu para pembaca mengikuti dialog yang terkandung di dalam teks. Oleh karena itu sangat penting untuk menulis direct speech dengan struktur yang rapi. Agar kamu bisa membantu para pembaca mengetahui siapa yang sedang berbicara.

Contohnya adalah sebagai berikut:

“I didn’t see you at school today,” said Hannah, looking concerned.

“I wasn’t feeling very well, so I took the day off sick,” explained Tom.

“You poor thing! I hope you’re feeling better tomorrow,” Hannah remarked, giving her friend a hug.

“Me too,” Tom pouted.

Catatan penting yang harus kamu pahami juga adalah setiap baris baru dalam direct speech harus diawali oleh huruf kapital.

3.       Reporting Clauses

Ketika kamu ingin menulis direct speech, sebaiknya kamu juga menulis sebuah reporting clause. Reporting clause biasanya terletak setelah direct speech dan mengindikasikan kepada para pembaca siapa yang sedang berbicara. Misalnya seperti contoh berikut ini:

“How was your holiday?” asked Mrs Anderson.

Pada contoh di atas, reporting clause yang digunakan adalah asked Mrs Anderson. Hal ini menunjukkan kepada pembaca bahwa siapa yang sedang berbicara di dalam teks.

Namun reporting clauses tidak selalu dibutuhkan jika kita sebagai pembaca mengetahui dengan jelas siapa yang sedang berbicara. Oleh karena itu terkadang terdapat direct speech yang tidak menggunakan reporting clauses ketika sedang berada dalam percakapan antara beberapa karakter.

4.       Punctuation Inside Quotation Marks

Setiap akhir dari bagian direct speech kamu harus menggunakan tanda baca. Jika direct speech yang ditulis tidak menggunakan reporting clause, tanda baca yang digunakan biasanya menunjukkan tanda titik (.), tanda tanya (?) atau tanda seru (!). Berikut contoh kalimatnya:

“Help! I can’t swim!”

“Hello there, Amy. Can I help you?”

Namun dalam situasi lain, ketika terdapat reporting clause, tanda baca yang terdapat pada akhir direct speech adalah tanda koma (,). Misalnya seperti kalimat berikut ini:

“I am going to walk home with Mary after school,” Lisa explained.

Kemudian setelah reporting clause kamu baru menggunakan tanda titik (.) seperti pada contoh di atas. Namun pada situasi yang lain kamu juga bisa menulis tanda titik (.) jika terdapat kalimat setelah reporting clause. Misalnya seperti pada contoh berikut ini:

“My mum said we can walk home together,” said Lisa as she packed up her school bag.

5.       Reporting Clause in The Middle

Kalau kamu sering membaca teks dalam bahasa Inggris, kamu bisa saja menemukan reporting clause yang terdapat di tengah-tengah direct speech. Misalnya seperti pada contoh berikut ini:

“I am excited to play hockey at the weekend,” said James, “My favorite instructor will be there.”

Dalam situasi ini tanda baca tetap terdapat di dalam tanda petik ganda (“…”) pada bagian pertama direct speech.

Kemudian setelah reporting clause, kamu harus menggunakan tanda baca sebelum bagian kedua dari direcft speech dimulai. Jika reporting clause terdapat di tengah kalimat, maka tanda baca yang harus kamu gunakan adalah tanda koma (,).

Tapi, jika reporting clause yang kamu gunakan berada di antara dua kalimat yang terpisah pada dua jenis direct speech, maka tanda baca yang kamu gunakan adalah tanda titik (.).

Tips untuk Melatih Direct Speech

Kamu bisa menguasai materi ini dengan baik jika kamu sering latihan. Terdapat beberapa latihan yang bisa kamu lakukan misalnya seperti membaca cerita pendek dan mengubahnya menjadi dialog. Ubah setiap baris yang diungkapkan setiap karakter menjadi direct speech.

Atau kamu juga bisa menulis ceritamu sendiri dengan menggunakan direct speech pada setiap dialog yang terdapat pada ceritamu. Selain itu kamu juga bisa menarasikan atau menulis tentang insiden atau kejadian yang berlangsung di kehidupanmu menggunakan direct speech.

Contoh-contoh Direct Speech

Karena kamu sudah mempelajari aturan direct speech, berikut ini adalah beberapa contoh direct speech yang bisa kamu tiru dan pelajari kembali agar kamu semakin paham bagaimana penggunaan setiap aturannya. Perhatikan contoh berikut ini!

  • Devi said, “I am teaching French for first-year and second-year college students.”
  • Freeda asked her brother, “Can you pick me up on your way home?”
  • “My friends are finally coming home this weekend”, said Sheena.
  • The students replied, “We are ready!”
  • Gayatri said, “My father has been working as a doctor for ten years. “
  • “What are you going to do with the broken mirror?”, asked Mridula.
  • Carol said, “I have planned to wear a grey dress for the prom.”
  • The teacher says, “You have to make your submissions before 8 a.m. on Monday.”
  • The little boy said excitedly, “That was wonderful!”
  • Maduri said, sitting on the sofa, “I am really happy I finally took time to come see you.”

Demikianlah penjelasan tentang direct speech beserta aturan penggunaan dan contoh-contohnya. Dengan memahami materi ini, kemampuanmu dalam menulis bahasa Inggris akan semakin meningkat.

Tentunya kamu tidak hanya harus mempelajari materi ini saja. Tapi jangan lupa untuk mempraktekkannya dengan membuat tulisan dalam bahasa Inggris. Ingatlah aturan-aturan penulisannya dan buat direct speech pada tulisanmu.

Kalau pun kamu merasa ingin tahu lebih lanjut tentang bahasa Inggris dan membutuhkan tutor yang akan membimbingmu, kamu bisa belajar bahasa Inggris di tempat kursus bahasa Inggris online terbaik bersama Fluentz dan guru-guru yang asik. Di sana juga ada banyak pilihan program yang sesuai dengan kebutuhan kamu.

Referensi:

Byjus. ND. What is Direct Speech? – Learn the Meaning, Definition, Rules and Usage with Examples (online at) https://byjus.com/english/direct-speech/ [accessed on 12 July 2023]

Twinkl. ND. Direct Speech (online at) https://www.twinkl.co.id/teaching-wiki/direct-speech [accessed on 12 July 2023]

Fluentz perfect for online courses and other institutes. It’s a complete solution with lms features and functionalities.

Contact Us

STC Senayan Lantai 2 Ruang 89 Jalan Asia Afrika Pintu IX Gelora Senayan, Jakarta Pusat 10270.

0813-9176-8718

 

Chat Sekarang
Hari ini sedang ada Promo bonus sampai 5 sesi! Yuk, langsung chat Mimintz 😎