Passive Voice: Kalimat pasif bahasa Inggris, Pengertian dan Contoh kalimat

Share on facebook
Share on whatsapp
Share on twitter
Share on linkedin
Share on email

Kalimat pasif bahasa Inggris

Saat ini belajar bahasa Inggris sudah menjadi kebutuhan sehari-hari. Pasalnya, bahasa Inggris sudah tidak hanya menjadi syarat untuk bekerja atau kuliah saja. Tetapi hal-hal di sekitar kita sudah menggunakan bahasa Inggris.

Mulai dari tontonan, sosial media, berita di internet, dan lain-lain. Sayangnya tidak semua orang merasa mudah belajar bahasa Inggris. Banyak dari mereka merasa perbedaan bahasa Indonesia dengan bahasa Inggris membuat mereka sulit menguasainya.

Misalnya saja bahasa Inggris memiliki tenses, yang kata kerja di dalamnya harus disesuaikan bentuknya dengan konteks kalimat dan waktu. Sedangkan dalam bahasa Indonesia, perubahan bentuk kata kerja tidak ada.

Belum lagi ada banyak kosakata yang harus dihapal. Tapi walaupun demikian, bahasa Indonesia dan bahasa Inggris punya kesamaan juga lho. Yaitu adanya active voice dan passive voice atau dalam bahasa Indonesia kalimat aktif dan kalimat pasif. Kali ini, agar pembelajaran lebih fokus kamu akan mempelajari pola kalimat passive voice. Kalau kamu ingin mempelajari bentuk kalimat aktif, bisa baca tulisan ini Active Voice: Kalimat Aktif Bahasa Inggris dan Contoh Kalimat

Sekarang, yuk kita simak pembahasan mengenai bentuk pasif atau passive voice dari pengertian, rumus, bentuk dan contoh kalimatnya.

Pengertian Passive Voice

Kalimat passive voice adalah kalimat pasif yang subject-nya tidak melakukan sebuah aktivitas atau tidak menunjukkan aksi, tetapi menerima sebuah aksi. Kalimat passive voice atau kalimat pasif berbeda dengan kalimat active voice yang bentuknya berupa subject-verb-object. Tapi kalimat passive voice menggambarkan kata kerja atau verb yang tindakannya dilakukan pada sebuah subjek, bukan dilakukan oleh sebuah subjek.

Dalam bahasa Indonesia, passive voice adalah kalimat pasif, dan biasanya kamu bisa mengetahuinya dengan kata kerja yang memiliki imbuhan awalan di- atau ter-.

Secara umum, struktur kalimat atau rumus passive voice adalah subject + auxiliary verb + past participle (verb 3) + object. Hanya saja, subjek kalimat passive voice tidak melakukan aksi dari kata kerja. Melainkan aksi dari kata kerja dilakukan oleh objek. Simak rumus dan contoh passive voice berikut ini:

The police was shot by the culprit. (Polisi tertembak oleh pelaku.)

Dalam kalimat passive voice tersebut, meskipun the police adalah subject, tapi the police bukan yang melakukan sebuah aksi verb “to shoot.” Melainkan the culprit yang melakukan aksi verb tersebut, walaupun the culprit adalah object.

Mari bandingkan dengan kalimat active voice.

The culprit shot the police. (Pelaku menembak polisi.)

Dalam kalimat active voice di atas, the culprit adalah subject yang melakukan aksi verb to shoot” kepada the police sebagai object.

kalimat pasif bahasa Inggris

Hal yang Perlu Diingat Ketika Membuat Kalimat Passive Voice dan Contoh Passive Voice

1.       Bentuk passive voice tanpa pelaku

Dalam membuat kalimat passive voice, kamu bisa membuat kalimat tersebut tidak memiliki pelaku dari sebuah aksi verb. Tetapi tetap menggunakan subject. Perhatikan contoh kalimatnya:

  • A police was shot today. (Seorang polisi tertembak hari ini.)
  • A scream was heard coming from across the house. (Sebuah teriakan terdengar dari rumah di seberang.)
  • The candles were extinguished as we run. (Lilin-lilin terpadamkan saat kita berlari.)
  • She had been murdered. (Wanita itu telah dibunuh.)

Pada kalimat-kalimat di atas, terdapat beberapa subject. Namun subjectsubject tersebut tidak melakukan aksi dari kata kerja yang ada pada kalimatnya. Kita juga tidak dapat mengetahui siapa yang melakukan tindakan dari verb yang ada di kalimat passive voice.

2.       Bentuk Kalimat Passive Voice dengan Pelaku

Jika kamu mau membuat kalimat passive voice dengan adanya pelaku dari sebuah verb, maka kamu bisa menuliskan object yang diawali dengan kata “by”. Simak kalimat-kalimat berikut ini dalam bentuk passive voice dan active voice.

Passive voice:

  • The cows will be moved after tea by the farm-hands. (Sapi-sapi akan dipindahkan setelah minum teh oleh para petani.)

Active voice:

  • The farm-hands will move the cows after tea. (Para petani akan memindahkan sapi-sapi.)

Passive voice

  • All the pies were eaten by Lee. (Semua kue pai dimakan oleh Lee.)

Active voice:

  • Lee ate all the pies. (Lee makan semua pai.)

Passive voice:

  • The tin of tuna fish was opened by Sasha. (Kaleng ikan tuna dibuka oleh Sasha.)

Active voice:

  • Sasha opened the tin of tuna fish. (Sasha membuka kaleng ikan tuna.)

Passive voice:

  • The printer cartridge was replaced by the engineer. (Kartrid printer diganti oleh insinyur.)

Active voice:

  • The engineer replaced the printer cartridge. (Insinyur mengganti kartrid printer)

Baca Juga: Perbedaan dan Contoh Kalimat Aktif dan Pasif dalam Bahasa Inggris 

3.       Harus Membuat Subject Jika Diminta Mengubah Kalimat Passive Voice ke Active Voice

Ketika kamu ingin mengubah atau harus mengubah kalimat passive voice ke active voice, terkadang kamu harus membuat subject di kalimat active voice. Simak kalimat-kalimat berikut ini:

Passive voice:

  • The crowbar was used to open the window. (Linggis digunakan untuk membuka jendela.)

Active voice:

  • The burglar used a crowbar to open the window. (Pencuri menggunakan linggis untuk membuka jendela.)

Passive voice:

  • Fish that are not popular in the restaurants are discarded. (Ikan yang tidak popular di restoran dibuang.)

Active voice:

  • They discard the fish that are not popular in the restaurants. (Mereka membuang ikan yang tidak popular di restoran.)

Passive voice:

  • The engine was fixed. (Mesin itu diperbaiki.)

Active voice:

  • He fixed the engine. (Dia memperbaiki mesin itu.)

Passive voice:

  • The map had been misplaced. (Peta itu disalahtempatkan.)

Active voice:

  • Mark misplaced the map. (Mark salah menempatkan peta itu.)

Fungsi Penggunaan Passive Voice

Meskipun penggunaan passive voice tidak begitu efektif dan lebih panjang jika dibandingkan dengan active voice, terdapat beberapa keuntungan ketika menggunakannya. Yaitu sebagai berikut:

1.       Passive voice digunakan untuk menghindari pihak yang disalahkan

Ketika membuat kalimat passive voice, terkadang pelaku dari kata kerja atau verb tidak disebutkan. Dengan begitu, sebagai pembaca atau pendengar tidak bisa menyalahkan pelaku dari kata kerja tersebut. Misalnya seperti pada kalimat-kalimat berikut ini:

Bad advice was given. (Saran yang buruk diberikan.)

Some poor decisions were taken. (Beberapa keputusan buruk telah diambil.)

Dengan demikian, kita tidak akan mengetahui siapa yang harus disalahkan dalam kalimat-kalimat tersebut. Namun jika kamu menggunakan kalimat active voice, kamu akan mengetahui siapa yang bisa disalahkan. Bandingkan kalimat-kalimat di atas dengan kalimat-kalimat berikut ini:

John gave bad advice. (John memberikan saran yang buruk.)

John made some poor decisions. (John membuat beberapa keputusan buruk.)

2.       Passive voice membuat nada netral.

Berbeda dengan active voice yang bernada tegas dan langsung, kamu bisa membuat kalimat lebih bernada netral jika menggunakan kalimat passive voice.

3.       Passive voice bisa digunakan jika pelaku dari kalimat sudah jelas, tidak diketahui atau tidak dibutuhkan

  • The almonds are dried for two months. (Kacang almon dikeringkan selama dua bulan.)

Pelaku pada kalimat tersebut tidak diperlukan.

  • This virus was downloaded after midnight. (Virus ini diunduh setelah tengah malam.)

Pelaku pada kalimat tersebut tidak diketahui.

  • The perpetrators were kept in the cells overnight. (Para pelaku ditahan di sel semalaman.)

Pelaku pada kalimat tersebut sudah jelas diketahui, yaitu polisi.

4.       Passive voice digunakan untuk memberi penekanan

Kalau kamu ingin membuat kalimat dengan penekanan khusus, maka gunakanlah kalimat passive voice. Berikut contohnya:

  • Six diamonds were stolen. (Enam berlian dicuri)

Pada kalimat tersebut, penulis ingin memberi penekanan bahwa ada enam berlian yang dicuri.

5.       Struktur Passive Voice bisa membuatmu menggunakan subjek yang sama dua kali

John ran away but was arrested two hours later. (John kabur tapi ditangkap dua jam kemudian.)

Pada kalimat ini, John merupakan pelaku yang melakukan sebuah aktivitas “ran away” atau kabur. Kemudian kalimatnya diikuti dengan passive verb, yaitu “was arrested”. Dengan begitu kamu bisa membuat kalimat yang lebih efektif dan efisien.

20 Contoh Passive Voice (Contoh Kalimat Pasif Bahasa Inggris) beserta Artinya

Supaya pemahaman kamu lebih baik lagi, mari kita simak contoh-contoh kalimat pasif dalam beberapa tenses yang berbeda.

  1. The lost wallet was found by a kind stranger and returned to its owner. (Dompet yang hilang ditemukan oleh seorang orang asing yang baik hati dan dikembalikan kepada pemiliknya.)
  2. The newspaper is read by many people every morning. (Koran tersebut dibaca oleh banyak orang setiap pagi.)
  3. The store is closed on Sundays. (Toko itu tutup pada hari Minggu.)
  4. The mail is delivered by the postman. (Surat-surat itu diantarkan oleh tukang pos.)
  5. The students are taught by experienced teachers. (Murid-murid itu diajar oleh guru-guru berpengalaman.)
  6. The building was constructed in 1985. (Bangunan itu dibangun pada tahun 1985.)
  7. The text message was sent by the employee to confirm that the work was completed. (Pesan teks itu dikirim oleh karyawan untuk mengonfirmasi bahwa pekerjaan sudah selesai.)
  8. The car was repaired by the mechanic. (Mobil itu diperbaiki oleh mekanik.)
  9. The cake was baked by my grandmother. (Kue itu dibuat oleh nenek saya.)
  10. The main dish is usually prepared by the head chef. (Makanan utama biasanya disiapkan oleh chef kepala.)
  11. The project is being worked on by the team. (Proyek itu sedang dikerjakan oleh tim.)
  12. The house is being painted by the contractor. (Rumah itu sedang dicat oleh kontraktor.)
  13. The software is being developed by the programmers. (Software itu sedang dikembangkan oleh para programmer.)
  14. The budget is being reviewed by the finance department. (Anggaran itu sedang ditinjau oleh departemen keuangan.)
  15. The dishes are being washed by the kitchen staff. (Piring-piring itu sedang dicuci oleh staf dapur.)
  16. The books have been sorted by genre. (Buku-buku itu sudah diurutkan menurut genre.)
  17. The movie has been watched by many people. (Film itu sudah ditonton oleh banyak orang.)
  18. The tasks have been completed by the team. (Tugas-tugas itu sudah diselesaikan oleh tim.)
  19. The letters have been typed by the secretary. (Surat-surat itu sudah diketik oleh sekretaris.)
  20. The package will be delivered by tomorrow. (Paket itu akan diantarkan besok.)

Itulah penjelasan mengenai penggunaan passive voice. Passive voice merupakan adalah kalimat pasif bahasa Inggris yang jika digunakan kamu tidak perlu menuliskan pelakunya. Kesimpulannya adalah kalimat pasif itu kalimat yang subjeknya dikenai suatu perbuatan atau aktivitas, dengan selalu disertai to be dan verb bentuk ketiga. Selain itu, kamu bisa membuat sebuah kalimat yang menggunakan subject yang sama dua kali. Sekarang kamu bisa pakai jenis kalimat ini di dalam tulisan kamu. Poin-nya, dengan memahami berbagai jenis penggunaan passive voice, kamu bisa meningkatkan kemampuan bahasa Inggrismu.

Kalau pun kamu merasa ingin tahu lebih lanjut tentang bahasa Inggris dan membutuhkan tutor yang akan membimbingmu, kamu bisa belajar bahasa Inggris di tempat kursus bahasa Inggris online terbaik bersama Fluentz dan guru-guru yang asik. Jadi, pembelajaran bahasa Inggris lebih maksimal. Di sana juga ada banyak pilihan program yang sesuai dengan kebutuhan kamu.

Referensi:

Shrives, Craig. ND. What Is a Passive Sentence? (With Examples). (online) https://www.grammar-monster.com/glossary/passive_sentences.htm [diakses pada 4 April 2023]

Shrives, Craigh. ND. What Is the Passive Voice? (with Examples). (online) https://www.grammar-monster.com/glossary/passive_voice.htm [diakses pada 4 April 2023]

Fluentz perfect for online courses and other institutes. It’s a complete solution with lms features and functionalities.

Contact Us

STC Senayan Lantai 2 Ruang 89 Jalan Asia Afrika Pintu IX Gelora Senayan, Jakarta Pusat 10270.

0813-9176-8718

 

Chat Sekarang
Hari ini sedang ada Promo bonus sampai 5 sesi! Yuk, langsung chat Mimintz 😎