Aturan Subject Verb Agreement beserta Contoh Kalimat Bahasa Inggris

Share on facebook
Share on whatsapp
Share on twitter
Share on linkedin
Share on email

Aturan Subject Verb Agreement beserta Contoh Kalimat Bahasa Inggris

Banyak orang ingin mampu menguasai bahasa Inggris dan menggunakannya dengan fasih. Namun banyak orang juga merasa kesulitan dalam mempelajarinya. Hal ini dikarenakan English grammar dengan tata bahasa Indonesia memiliki perbedaan.

Salah satu perbedaannya adalah pada materi dasar grammar bahasa Inggris, yaitu subject-verb agreement. Dalam bahasa Inggris, bentuk kata kerja akan menyesuaikan dengan subject-nya. Berbeda dengan bahasa Indonesia yang tidak ada bentuk penyesuaian.

Misalnya saja untuk subjek “aku”, “kamu”, “mereka”, “dia”, “kami/kita” dan “itu”, tidak akan mengubah bentuk kata kerja yang bersinggungan dengan subjek-subjek tersebut. Namun dalam bahasa Inggris subject I”, “you”, “we”, “they”, “he”, “she”, dan “it” bisa jadi memiliki bentuk kata kerja yang berbeda-beda.

Nah hal ini yang bisa membuat orang-orang kesulitan dalam belajar bahasa Inggris. Namun jika kamu sudah memahaminya, kamu akan terbiasa dan mampu menggunakan bahasa Inggris dasar dengan baik.

Di artikel kali ini kamu akan mempelajari lebih dalam tentang subject-verb agreement beserta aturan-aturan dan contoh kalimatnya. Yuk Simak penjelasan artikel berikut ini!

Apa itu Subject-Verb Agreement?

Subject-verb agreement adalah aturan gramatikal yang menentukan bentuk kata kerjanya harus sesuai dengan jumlah dan bentuk orangnya. Subject verb-agreement disebut juga sebagai subject-verb concord, yang merujuk pada penyesuaian subjek dengan kata kerja dalam sebuah kalimat atau perubahan kata kerja sesuai atau bentuk verb dengan subjectnya.

Misalnya seperti kata kerja “go” akan menyesuaikan bentuknya dengan subject. Jika subject-nya merupakan he, she, it, maka bentuk kata kerja go akan ditambahkan akhiran es, sehingga akan menjadi “he goes”, “she goes” atau “it goes”. Sedangkan untuk subject I, you, we, they bentuk kata kerja go tidak ada perubahan. Sehingga bentuknya “I go”, “you go”, “we go” atau “they go”.

Sebenarnya subject-verb agreement tidak hanya sebatas mengikuti jumlah dan bentuk orang saja. Tetapi juga mengikuti gender dari subject. Namun dalam bahasa Inggris bentuk kata kerja hanya berubah berdasarkan bentuk orang pertama, orang kedua dan orang ketiga. Selain itu, jika subject-nya berjumlah tunggal, maka verb-nya harus berjumlah tunggal juga. Begitu juga kebalikannya jika subject-nya berjumlah jamak, maka verb-nya harus berjumlah jamak.

Nah, hal ini juga bisa membingungkan banyak orang. Pasalnya jika subject yang digunakan merupakan orang pertama tunggal atau “I” bentuk kata kerjanya akan sama dengan subject yang merupakan orang pertama jamak “we”. Sedangkan bentuk kata kerja akan berubah jika subject yang digunakan merupakan orang ketiga tunggal “he”, “she” dan “it”.

Baca Juga: Auxiliary Verb: Pengertian, Jenis, Penggunaan dan Contoh Kalimat

Penggunaan dan Contoh Subject-Verb Agreement

Pada dasarnya, kebanyakan subject kecuali orang ketiga tunggal menggunakan bentuk standar kata kerja dalam present tense:

  • The dogs roll in the mud.
  • I need to catch my breath.
  • You look like a celebrity!

Namun, jika subject yang digunakan adalah orang ketiga tunggal, kamu harus menggunakan bentuk tunggal dari kata kerja ketika menggunakan present tense. Seringkali hal ini ditandai dengan penggunaan akhiran s pada akhir kata kerja.

  • The dog rolls in the mud.
  • She needs to catch her breath.
  • He looks like a celebrity!

Nah, jika kata kerja berakhiran x, ss, sh, ch, tch, atau zz kamu bisa menggunakan imbuhan es untuk mengikuti subjek bentuk orang ketiga tunggal

  • My snake hisses to say “I love you.”
  • She only matches with creeps in online dating.

Namun kalau kata kerjanya berakhiran huruf konsonan dengan huruf y di akhir, kamu bisa menghilangkan huruf y tersebut dan menggantikannya dengan akhiran ies untuk menyesuaikan dengan bentuk orang ketiga tunggal.

  • Atlas carries the world on his shoulders.
  • The new drone flies higher than the old one.

Nah, berbeda jika kata kerja berakhiran huruf vokal dengan huruf y di akhir. Kamu tidak perlu menggunakan akhiran ies dan menghilangkan huruf y. Kamu hanya perlu menambahkan huruf –s di akhir kata kerja untuk menyesuaikan dengan bentuk orang ketiga tunggal.

  • My roommate stays in his bedroom from morning to night.

Aturan ini berlaku pada seluruh kata kerja, baik itu kata kerja beraturan dan kata kerja tidak beraturan. Namun penambahan huruf s atau es di akhir kata kerja tidak berlaku pada kata kerja be.

  • Our father eats with the ferocity of a tiger.

Pengecualian terhadap kata kerja be atau verb to be terjadi karena kata kerja tersebut tidak hanya berfungsi sebagai kata kerja biasa saja. Melainkan dapat digunakan sebagai kata kerja bantu atau auxiliary verb yang berfungsi pada continuous tense.

Dalam bahasa Inggris, satu-satunya kata kerja yang menyesuaikan dengan bentuk orang adalah be. Jika kamu menggunakan kata kerja be sebagai kata kerja saja atau sebagai auxiliary verb, kamu harus tetap menyesuaikan dengan jumlah dan bentuk orangnya. Berikut adalah pengingat untuk konjugasi atau penyesuaian kata kerja be sesuai dengan bentuk orangnya.

Daftar tersebut bisa kamu hapalkan agar nantinya kamu bisa menggunakan kata kerja be yang sesuai dengan subject dengan baik dan benar. Berikut adalah contoh kalimatnya:

  • You are always welcome in our home.
  • I am running a marathon tomorrow.
  • It is raining even though it is sunny.

Nah mungkin berdasarkan penjelasan di atas kamu merasa aturan subject-verb agreement terlihat sulit dan membingungkan. Namun kamu tidak perlu khawatir, untuk simple past dan simple future kata kerjanya tidak perlu menyesuaikan dengan jumlah atau bentuk orang dari subjek. Jika jumlah subjeknya tunggal atau jamak, maka bentuk kata kerjanya hanya perlu menyesuaikan pada kedua tenses-nya saja.

  • They will be here tomorrow.
  • He will be here tomorrow.
  • The potatoes grew overnight!
  • The potato grew overnight!

Nah, terdapat satu pengecualian lagi untuk akta kerja be. Kata kerja be akan berubah bentuk pada simple past tense ke dalam bentuk was atau were berdasarkan subject-nya. Berikut adalah contohnya:

  • I was young once.
  • We were young once.

Di sisi lain, untuk perfect tenses, auxiliary verbs yang digunakan bergantung pada jumlah subjek. Jika subject yang digunakan tunggal atau singular, maka verb yang digunakan adalah has. Tapi jika subject yang digunakan jamak atau plural, maka verb yang digunakan adalah have. Contohnya adalah sebagai berikut:

  • They have not seen the movie yet, so no spoilers.
  • She has not seen the movie yet, so no spoilers.

Advanced subject-verb agreement rules

Selain penjelasan di atas, terdapat beberapa penambahan aturan subject-verb agreement yang harus kamu pahami. Berikut adalah beberapa aturan tersebut dan contohnya:

  1. Ketika menggunakan bentuk negatif dalam present tense, hanya kata kerja do yang harus menyesuaikan dengan subject yang digunakan
  • She does not like reading before bed.
  • She likes reading before bed.
  1. Begitu pula dalam kalimat pertanyaan yang menggunakan do. Hanya kata kerja do saja yang harus menyesuaikan dengan subject.
  • Do you know where the train station is?
  • Does anyone know where the train station is?
  1. Jika subject yang digunakan merupakan beberapa noun dan digabung oleh konjungsi and, maka subject tersebut berjumlah plural atau jamak dan harus menggunakan bentuk plural dari kata kerja.
  • Lucas and Maxine are in love!
  • Only Lucas is in love.

Namun, terdapat beberapa frasa yang berjumlah sebagai singular subject, misalnya seperti pada kalimat berikut ini:

  • This bed and breakfast is delightful!
  1. Jika subject yang digunakan di dalam kalimat memiliki beberapa noun yang dihubungkan dengan konjungsi or, maka subject tersebut merupakan singular subject.
  • Penne or rigatoni works fine for the recipe.

Tapi jika subject yang digunakan merupakan beberapa noun jamak yang digabungkan menggunakan konjungsi or, maka subject tersebut berjumlah plural atau jamak.

  • Cats or dogs make good friends.

Nah bagaimana kalau dalam kalimat subject yang digunakan merupakan gabungan dari singular noun dan plural noun yang digabungkan dengan konjungsi or? Maka bentuk kata kerjanya menyesuaikan dengan jumlah dari subject yang disebutkan paling terakhir.

  • The teacher or the students have to inform the principal.
  • The students or the teacher has to inform the principal.
  1. Jika dalam sebuah kalimat terdapat lebih dari satu kata kerja aktif, atau memiliki compound predicates, maka seluruh kata kerja yang terdapat di dalam kalimat tersebut harus menyesuaikan dengan subject yang digunakan.
  • After work, I go shopping, pick up the kids, cook dinner, and then relax for the night. 
  1. Terdapat kata benda yang disebut sebagai mass nouns atau dikenal juga sebagai uncountable nouns. Kata benda ini merupakan subject yang berjumlah tunggal.
  • Love makes the world go around. 
  1. Selain itu, terdapat juga collective noun atau jenis kata benda yang bisa bersifat singular atau plural, tergantung dari konteks kalimatnya apakah memiliki satu aksi yang sama, atau memiliki aksi yang berbeda-beda. Jika aksinya sama, maka collective noun dianggap sebagai singular subject. Tapi jika aksinya berbeda-beda maka collective noun dianggap sebagai plural subject.
  • [Together, singular] The team goes to practice at 4:00.
  • [Separately, plural] The team go to their own homes after practice.
  1. Kata kerja yang digunakan sebagai gerund, infinitive atau participle tidak perlu mengikuti aturan subject-verb agreement. Namun, kata kerja utama pada kalimatnya tetap mengikuti aturan subject-verb agreement.
  • The coach makes running mandatory.
  • The coaches make running mandatory.
  1. Jika kamu menggunakan appositive atau frasa deskripsi, kamu bisa menggunakan tanda koma (,) di antara subject dan verb. Namun jika tidak, maka kamu tidak boleh menggunakan tanda koma (,) di antara keduanya.
  • The holiday is becoming a total disaster.
  • The holiday, which I was looking forward to, is becoming a total disaster.
  1. Kata each dan every dianggap sebagai singular subject, bahkan jika diikuti dengan multiple nouns.
  • Each window and door needs to be sealed.
  • Every doctor, nurse, and technician gets free training here.
  1. Kata-kata seperti anybody, anyone, everybody, everyone, neither, no one, nobody, somebody, either, dan someone selalu dianggap sebagai singular subject, meskipun misalnya menggambarkan lebih dari satu benda.
  • Everybody loves using correct grammar!
  • Either blue or green works for the wallpaper color. 
  1. Jika terdapat penambahan frasa di antara subject dan verb, maka verb yang digunakan tetap harus sesuai dengan subject yang digunakan. Misalnya seperti kalimat berikut:
  • A group consisting of Professor Lidenbrock, the Icelandic guide Hans Bjelke, and the professor’s nephew Axel departs for the volcano.

Penggunaan “one of” dianggap sebagai singular subject, meskipun diikuti oleh plural nouns. Misalnya seperti:

  • One of the world’s leading scientists still has trouble speaking in public. 
  1. Pada active voice atau passive voice, bentuk kata kerja akan menyesuaikan kata yang berfungsi sebagai subject. Misalnya pada active voice subject yang digunakan merupakan plural subject, maka verb harus berbentuk plural. Tapi jika pada passive voice subject yang digunakan merupakan singular subject, maka verb harus berbentuk singular.
  • They pay the electric bill online.
  • The electric bill is paid by them online.
  1. Ketika kamu kebingungan memilih there is atau there are, verb yang digunakan harus mengikuti dengan jumlah kata benda selanjutnya.
  • There is a new map in the DLC.
  • There are new maps in the DLC. 
  1. Aturan pada nomor 14 juga berlaku jika kata yang digunakan mengindikasikan sebuah porsi atau bagian. Maka gunakan jumlah noun yang digambarkan. Noun yang dimaksud biasanya merupakan objek dari frasa yang terdapat kata “of…
  • All of the book is ruined!
  • All of the books are ruined!
  • Some of the film is funny.
  • Some of the films are funny.
  • Fifty percent of the house is made of wood.
  • Fifty percent of the houses are made of wood.
  1. Ketika merujuk pada jarak, periode waktu atau jumlah uang, gunakan bentuk singular verb.
  • Twenty dollars is too much for IMAX! 
  1. Terdapat kata benda yang bentuknya plural namun berfungsi sebagai kata yang tunggal atau singular seperti misalnya kalimat berikut ini:
  • The news has been depressing lately.
  • Politics is getting too combative.

Meskipun demikian, terdapat kata benda bentuk plural yang berfungsi sebagai kata yang jamak atau plural juga.

  • The scissors do not work.

Tapi, jika plural noun diawali dengan kata “pair” maka subjek yang digunakan berfungsi sebagai subjek singular, karena pair memiliki sifat singular.

  • The pair of scissors does not work.

Nah, demikianlah penjelasan tentang subject-verb agreement dalam bahasa Inggris. Dengan memahaminya, hal ini akan meningkatkan kemampuanmu dalam mempelajari bahasa Inggris. Kemampuanmu menulis dan berbicara akan semakin baik. Sehingga kamu akan bisa menggunakan bahasa Inggris dengan benar.

Kalau pun kamu merasa ingin tahu lebih lanjut tentang bahasa Inggris dan membutuhkan tutor yang akan membimbingmu, kamu bisa belajar bahasa Inggris di tempat kursus bahasa Inggris online terbaik bersama Fluentz dan guru-guru yang asik. Di sana juga ada banyak pilihan program yang sesuai dengan kebutuhan kamu.

Referensi:

Ellis, Matt. 2022. What Is Subject-Verb Agreement? (online at) https://www.grammarly.com/blog/grammar-basics-what-is-subject-verb-agreement/ [accessed on 3 July 2023]

Fluentz perfect for online courses and other institutes. It’s a complete solution with lms features and functionalities.

Contact Us

STC Senayan Lantai 2 Ruang 89 Jalan Asia Afrika Pintu IX Gelora Senayan, Jakarta Pusat 10270.

0813-9176-8718

 

Chat Sekarang
Hari ini sedang ada Promo bonus sampai 5 sesi! Yuk, langsung chat Mimintz 😎