5 Frasa Penting Dalam Business English Part 1

Share on facebook
Share on whatsapp
Share on twitter
Share on linkedin
Share on email

5 Frasa Penting Dalam Business English Part 1

 

5 Frasa Penting Dalam Business English Part 1 – Halo English learners! Bahasa Inggris sudah menjadi bahasa Internasional sejak lama dan digunakan di berbagai sektor kehidupan. Salah satunya adalah di bidang bisnis. Bagi kamu yang bekerja di perusahaan multinasional tentunya sudah menjadi keharusan memiliki kemampuan bahasa Inggris yang baik. Dan tentunya, kalau di lingkungan kerja kamu harus tahu frasa atau instilah bisnis dalam bahasa Inggris. Apalagi kalau kamu sudah mempunyai partner native speaker.

Dan di artikel ini saya akan membagikan beberapa frasa yang bisa kamu tambahkan dalam percakapan sehari-harimu agar kamu terdengar seperti native speaker. Kalau pun kamu tidak mau terdengar seperti native speaker, setidaknya kamu tahu frasa-frasa umum tersebut. Kamu bisa memakai frasa-frasa ini ketika kamu bertemu dengan manager, calon customer, rekan kerja dan kamu akan terdengar lebih advanced.

Mari kita bahasa lebih dalam frasa business English berikut ini.

1. Let’s get the ball rolling

Dari pada menggunakan let’s do it lebih baik untuk memakai frasa let’s get the ball rolling. Contohnya, kamu sedang ada meeting di aplikasi zoom dengan klien, atau calon klien. Kamu akan membuat suatu project bersama, setelah diskusi beberapa saat. Akhirnya kalian sampai di titik persetujuan. Dan kamu bisa bilang, “Okay, I’m gonna get the ball rolling. My assistant will send you a contract tomorrow”. Nah, ungkapan let’s get the ball rolling dalam konteks ini kamu menyetujui semuanya dan siap ke Langkah selanjutnya.

2. To call the shots

Frasa selanjutnya adalah to call the shots. Arti dari frasa ini adalah membuat keputusan. Contohnya di setiap project atau suatu kondisi, pasti ada seseorang yang bertangung jawab untuk membuat keputusan. Ketika misalnya ada seorang karyawan yang kurang perform, maka kamu akan bicara ke atasan kamu seperti ini, “It’s you, the CEO, who calls the shots.” Atau kalau kalimat yang biasanya “It’s you, the CEO, who makes decision”. Jadi, daripada pakai frasa make decision lebih baik pakai call the shots.

Ada beberapa contoh di situasi berbeda “I hate that he’s already calling the shots despite being a junior.” “I think the bigger question for this body to consider is who do you want calling the shots in space?”.

3. To bring somebody up to speed

Frasa to bring somebody up to speed memiliki arti memberikan seseorang sebuah informasi terkini tentang sesuatu. Contohnya kamu sedang ada rapat dan atasan kamu bilang, “Can you please bring me up to speed with your TikTok project? Ini artinya atasan kamu meminta informasi terkini terkait project TikTokmu.

Baca Juga: 5 Phrasal Verbs Yang Bisa Kamu Gunakan Ketika Kamu Marah

4. Pain point

Frasa pain point mempunyai arti kesulitan yang kamu atau customer punya, atau sinonim dari frasa ini adalah problem. Contohnya dalam rangka mencari produk yang bagus, kamu harus mengidentifikasi masalah-masalah yang customer temui, selanjutnya kamu bisa menciptakan sebuah produk yang menyelesaikan masalah tersebut. “In order to come up with a great product, you need to identify your customer’s pain points create a product that solves those problems”.

5. To cut corners

Frasa to cut corners artinya adalah mengerjakan sesuatu dengan cepat tanpa menarik banyak perhatian dan kadang-kadang ini diperlukan atau bisa juga disebut dengan mengambil jalan pintas, cara yang cepat dan singkat. Ini biasanya terjadi ketika kamu punya deadline, dan kamu berpikir bahwa ini harus dikerjakan secepatnya apapun yang terjadi. Contohnya kamu harus membuat sebuah presentasi singkat tentang rencana projek perusahaan dan kamu hanya punya waktu beberapa hari lagi, kemudian kamu hanya membuat presentasi dengan design yang basic. Jadi, hal ini disebut dengan cut corners. Berikut contoh kalimatnya.

      • “The only way she can accomplish this action item and meet the deadline is if she cuts corners”.
      • “You don’t cut corners, you do it right away”.

Demikianlah frasa yang bisa kamu gunakan dalam ruang lingkup professional. Sekali lagi saya tekankan, untuk mendapatkan kesan profesional atau advanced, memang kamu harus banyak menggunakan istilah atau frasa advanced juga. Jadi, teruslah belajar vocabulary, idiom, phrasal verbs dan ungkapan-ungkapan lainnya yang sering dipakai dalam keseharian. Di era sekarang kamu bisa belajar secara otodidak dengan menggunakan source gratis dari internet. Namun jika pembelajaran kamu ingin lebih fokus dan terarah, akan lebih baik jika kamu memiliki tutor yang professional.

Dengan adanya tutor yang sekaligus sebagai language partnermu, akan sangat membantu untuk meningkatkan kefasihanmu. Saya pribadi menyarankan untuk belajar online saja, dengan belajar online belajar jadi lebih flexible dari segi tempat dan waktu. Jadi mulai sekarang coba untuk mencari kursus bahasa Inggris online terbaik yang ada di kotamu. Dan salah Lembaga kursus yang menyediakan hal tersebut adalah Fluentz. Lembaga ini hadir dengan metode berbeda dari yang lain. Mereka mempunyai metode yang disebut NFP (natural, fast, powerful). Di kelas hanya menggunakan bahasa Inggris dengan tutor sudah memiliki sertifikat dari British Council. Praktek adalah kunci dari metode ini. Untuk informasi leboh lanjut silahkan untuk mengunjungi websitenya dengan mengklik link ini.

Fluentz perfect for online courses and other institutes. It’s a complete solution with lms features and functionalities.

Contact Us

STC Senayan Lantai 2 Ruang 89 Jalan Asia Afrika Pintu IX Gelora Senayan, Jakarta Pusat 10270.

0813-9176-8718

 

Chat Sekarang
Hari ini sedang ada Promo bonus sampai 5 sesi! Yuk, langsung chat Mimintz 😎