5 Phrasal Verbs Yang Bisa Kamu Gunakan Ketika Kamu Marah

Share on facebook
Share on whatsapp
Share on twitter
Share on linkedin
Share on email

5 Phrasal Verbs Yang Bisa Kamu Gunakan Ketika Kamu Marah

5 Phrasal Verbs Yang Bisa Kamu Gunakan Ketika Kamu Marah – Halo English learners! Apakah kalian masih ingat apa itu phrsal verb? Di dalam bahasa Inggris ternyata bukan hanya kosakata biasa, namun ada juga idiom dan phrasal verb. Phrasal verb sendiri adalah frase yang isinya adalah penggabungan antara kata kerja dan preposisi ataupun adverb. Dalam percakapan biasanya hasil penggabungan kata tersebut memiliki arti baru. Dan memiliki pengetahuan phrasal verb tentu akan meningkatkan tingkat bahasa Inggrismu.

Sebenarnya ada banyak phrasal verb dalam bahasa Inggris, namun di artikel kali ini saya akan membahas phrasal verb khusus untuk mengeksperikan marah. Phrasal verbs yang akan kamu pelajari ini pasti akan sering kamu temui di mana-mana. Jadi, saat nanti kamu menemukan ini, sudah tahu artinya. Sekarang, yuk langsung saja ke pembahasan inti.

1. Come on

Phrasal verb yang pertama adalah “Come on!”. Ini seperti saat kamu berkata kepada seseorang “Oh, please!” Kamu bisa pakai ungkapan ini saat kamu merasa kecewa akan sesuatu. Padanannya dalam bahasa Indonesia mungkin ungkapan seperti, “Plis deh!”. Tapi tergantung pada suara dan intonasinya. Kalau kalimat seperti, “Come on, join me.” Tentu akan berbeda. Jadi, kalau untuk mengungkapkan kekesalan intonasinya naik.

2. Pissed off

Ungkapan yang sering dipakai ketika kamu merasa marah biasanya “I’m so angry”. Nah, daripada menggunakan ungkapan itu terus menerus, kamu bisa bisa menggunakan frase ini “I’m pissed off”. Dan kamu akan terdengar lebih advanced. Pissed off memiliki arti sangat marah. Di sini harus kamu perhatikan adalah pengucapannya, agar kamu terdengar seperti native speaker. Frase pissed off bisa kamu baca seperti “pist-aaf”. Akhiran -ed dalam kata pissed diawali dengan huruf s, maka hal ini disebut dengan voiceless, jadi dirubang menjadi bunyi t.

3. Cut it off

Phrasal verb selanjutnya untuk mengekspresikan kemarahan adalah “cut it off” yang arti sebenarnya adalah “stop it!” Saya sendiri lebih suka menggunakan phrasal verb ini dari pada stop it. Karena jarang digunakan oleh orang-orang, setidaknya di lingkungan saya. Kamu juga harus mengucapkan frase cut it off dan menyambungkan setiap katanya, atau yang biasanya disebut linking sound. Jadi cara pengucapannya adalah seperti dalam satu kata “kuh-tit-awt”.

Baca Juga: 11 Istilah Slang Baru Amerika Yang Harus Kamu Tahu

4. Freak out

Ungkapan selanjutnya untuk mengungkapkan kalau kamu sedang marah adalah freak out atau freaking out yang berarti sangat marah, gila, sangat jengkel. Cara pengucapanya juga mohon diperhatikan, karena kamu harus menyatukan dua kata ini, “freek-awt”. Phrasal verb “freak out” sendiri memiliki arti lain yaitu takut. Namun memang tergantung konteks. Ketika kamu jengkel akan sesuatu hal, kamu boleh menggunakan ungkapan ini. Berikut contoh penggunaannya dalam kalimat. “My husband hasn’t been answering me for a few hours. I’m freaking out!”

5. Blow up

Blow up pada dasarnya memiliki arti explode atau meledak. Kamu bisa pakai kata blow up dalam konteks seperti ini. “Oh, there was a car accident and blew up right after.” Tapi, kamu juga berbicara tentang emosi, dan temper seseorang. Ketika kamu “meledak” dan hilang kontrol diri kamu. Frasa ini juga cara pengucapannya kamu harus menghubungkan setiap katanya, blow-wup.

Contoh kalimatnya seperti:
“I’m going to blow up if you don’t stop this!”
“Don’t blow up, nothing’s gonna happen!”
“I’m not gonna blow up. I promise!”

Kesimpulan

Demikianlah beberapa phrasal verbs untuk mengekspresikan kemarahan. Memiliki pengetahuan tentang phrasal verb sangatlah bagus untuk meningkatkan level bahasa Inggrismu. Teruslah belajar dan konsisten untuk mencapai fluency yang bagus. Dan untuk mendukung hal tersebut, kamu bisa mulai dengan mencari teman yang bisa kamu ajak ngobrol atau supaya pembelajaran kamu lebih terarah dan ada yang membimbing. Kamu bisa mulai kursus bahasa Inggris online. Kenapa online? Karena hal ini akan memudahkanmu untuk belajar di mana dan kapan saja. Carilah lembaga kursus yang menyediakan flexible schedule hingga materinya yang memfokuskan kamu untuk praktik. JIka saat ini kamu membutuhkan lembaga kursus dengan kriteria seperti yang telah disebutkan diatas, Fluentz adalah solusi tepat.

Fluentz adalah lembaga pelatihan bahasa asing yang berkantor di Jakarta Pusat yang melayani kelas offline dan online di seluruh Indonesia. Lembaga ini juga menerapkan metode NFP (Natural, Fast and Powerful), metode yang mereka kembangkan dari teori language acquisition-nya Stephen Krashen, seorang pakar Bahasa yang buku-bukunya menjadi acuan dalam studi-studi tentang bahasa. Beliau menyatakan dalam mempelajari Bahasa baru harus fokus pada comprehensible input yaitu fokus pada pertukaran meaningful messages, practice and repetition. Dan Itu menjadi satu-satunya cara untuk menjadi fasih berbahasa.

Untuk informasi lebih lengkap mengenai program kursus Fluentz, klik disini

Fluentz perfect for online courses and other institutes. It’s a complete solution with lms features and functionalities.

Contact Us

STC Senayan Lantai 2 Ruang 89 Jalan Asia Afrika Pintu IX Gelora Senayan, Jakarta Pusat 10270.

0813-9176-8718

 

Chat Sekarang
Hari ini sedang ada Promo bonus sampai 5 sesi! Yuk, langsung chat Mimintz 😎