Pengertian, Fungsi, Jenis, dan Contoh Adjective Bahasa Inggris

Warsono S.S

Jenis-jenis Adjective dalam Bahasa Inggris
“I feel that learning English is quite exciting”

Coba perhatikan kalimat ini: “She drives a car.” Sekarang bandingkan dengan: “She drives a sleek, black, Italian sports car.” Perbedaannya bukan soal grammar yang lebih rumit, tapi soal informasi yang jauh lebih kaya dan gambaran yang jauh lebih hidup. Itulah kekuatan adjective.

Dalam bahasa Inggris, adjective bukan hanya kata sifat yang menempel di depan kata benda. Ada 13 jenis adjective dengan fungsi dan cara penggunaan yang berbeda-beda. Memahami setiap jenisnya tidak hanya membantu kamu berbicara lebih ekspresif, tapi juga penting untuk menghadapi berbagai tes bahasa Inggris seperti TOEFL dan IELTS yang sering menguji pemahaman tentang hal ini.

Artikel ini membahas tuntas seluruh jenis adjective, lengkap dengan contoh kalimat, dan panduan urutan pemakaiannya saat ada lebih dari satu adjective dalam kalimat.

Pengertian dan Fungsi Adjective

Adjective adalah kata yang digunakan untuk mendeskripsikan, mengkualifikasi, atau menambah informasi pada sebuah noun (kata benda) atau pronoun (kata ganti). Adjective menjawab pertanyaan seperti: What kind? How many? Which one? Whose?

Dalam kalimat, adjective umumnya diletakkan di dua posisi. Pertama, sebelum noun yang diterangkan (attributive position). Contoh: “The red apple is delicious.” Kedua, setelah linking verb seperti be, seem, look, feel, atau become (predicative position). Contoh: “The apple is delicious.”

Fungsi utama adjective adalah membuat komunikasi lebih presisi. Tanpa adjective, kamu hanya bisa menyebut bahwa sesuatu ada, tapi tidak bisa menggambarkan seperti apa sesuatu itu sesungguhnya.

Macam-macam adjective dalam bahasa Inggris
Macam-macam adjective

13 Jenis Adjective dalam Bahasa Inggris Beserta Contoh Kalimatnya

1. Descriptive Adjective

Descriptive adjective adalah jenis yang paling umum dan paling sering digunakan. Kata sifat ini menggambarkan kualitas, sifat, atau kondisi dari sebuah noun, mulai dari fisik, emosi, hingga karakter.

Contoh kata: beautiful, tall, heavy, cold, happy, intelligent, dirty, soft

Contoh dalam kalimat:

  • “She has long, curly hair.” (Dia punya rambut panjang dan keriting)
  • “The weather is cold and windy today.” (Cuacanya dingin dan berangin hari ini)
  • “He is a brilliant engineer.” (Dia adalah seorang insinyur yang cemerlang)

2. Proper Adjective

Proper adjective adalah kata sifat yang diturunkan dari proper noun (nama orang, tempat, atau entitas spesifik). Seperti proper noun, proper adjective selalu ditulis dengan huruf kapital di awal.

Cara pembentukannya biasanya dengan menambahkan akhiran -an, -ese, -ish, -i, atau -ic pada proper noun. Contoh: Indonesia menjadi Indonesian, Japan menjadi Japanese, Spain menjadi Spanish.

Contoh dalam kalimat:

  • “I love Indonesian cuisine.” (Saya suka masakan Indonesia)
  • “She is learning Japanese calligraphy.” (Dia belajar kaligrafi Jepang)
  • “They watched a French film last night.” (Mereka menonton film Prancis semalam)

3. Quantitative Adjective

Quantitative adjective menunjukkan seberapa banyak atau seberapa besar sesuatu, tapi tidak dalam angka yang spesifik. Adjective jenis ini menjawab pertanyaan “how much?” atau “how many?” secara tidak pasti.

Contoh kata: some, much, little, enough, sufficient, whole, half, no

Contoh dalam kalimat:

  • “There is little time left before the deadline.” (Tidak banyak waktu tersisa sebelum tenggat)
  • “She poured some water into the glass.” (Dia menuangkan sedikit air ke gelas)
  • “We need enough resources to complete the project.” (Kita butuh sumber daya yang cukup untuk menyelesaikan proyek)

4. Numeral Adjective

Numeral adjective menunjukkan jumlah atau urutan sebuah noun secara lebih spesifik. Jenis ini terbagi menjadi dua:

Definite Numeral Adjective menyatakan jumlah atau urutan yang pasti, terdiri dari cardinal numbers (one, two, three) dan ordinal numbers (first, second, third).

Contoh dalam kalimat:

  • “I have three meetings today.” (Saya punya tiga rapat hari ini)
  • “She finished in second place.” (Dia selesai di posisi kedua)

Indefinite Numeral Adjective menyatakan jumlah yang tidak spesifik.

Contoh kata: all, many, several, few, certain, various

Contoh dalam kalimat:

  • Several candidates applied for the position.” (Beberapa kandidat melamar posisi tersebut)
  • Many students struggle with adjective order.” (Banyak siswa kesulitan dengan urutan adjective)
  • “I have various reasons for my decision.” (Saya punya berbagai alasan untuk keputusan saya)

5. Demonstrative Adjective

Demonstrative adjective digunakan untuk menunjuk noun yang spesifik, membedakan antara sesuatu yang dekat dengan pembicara dan yang jauh. Yang membedakan demonstrative adjective dari demonstrative pronoun adalah kehadirannya sebelum noun.

Contoh kata: this, that, these, those

  • This dan these digunakan untuk benda yang dekat secara fisik atau waktu
  • That dan those digunakan untuk benda yang jauh secara fisik atau waktu

Contoh dalam kalimat:

  • This report needs to be revised.” (Laporan ini perlu direvisi)
  • Those documents are from last year.” (Dokumen-dokumen itu dari tahun lalu)
  • These results are better than expected.” (Hasil-hasil ini lebih baik dari yang diharapkan)

6. Distributive Adjective

Distributive adjective merujuk pada masing-masing anggota dari sebuah kelompok secara individual, bukan sebagai satu kesatuan. Adjective jenis ini menekankan bahwa setiap anggota diperlakukan atau dinilai secara terpisah.

Contoh kata: each, every, either, neither, any

Contoh dalam kalimat:

  • Each employee received a performance review.” (Setiap karyawan menerima tinjauan kinerja)
  • Every submission must include a cover letter.” (Setiap kiriman harus menyertakan surat pengantar)
  • Neither option seems viable right now.” (Tidak ada satu pun pilihan yang tampak layak saat ini)

7. Interrogative Adjective

Interrogative adjective digunakan untuk membentuk pertanyaan. Yang membedakannya dari interrogative pronoun adalah posisinya yang selalu mendahului noun secara langsung.

Contoh kata: what, which, whose

Contoh dalam kalimat:

  • Which route do you prefer?” (Rute mana yang kamu pilih?)
  • What time does the meeting start?” (Jam berapa rapat dimulai?)
  • Whose laptop is on the conference table?” (Laptop siapa yang ada di meja rapat?)

8. Possessive Adjective

Possessive adjective menunjukkan kepemilikan atau hubungan antara sebuah noun dengan orang atau benda tertentu. Berbeda dari possessive pronoun, possessive adjective selalu diikuti oleh noun.

Contoh kata: my, your, his, her, its, our, their

Contoh dalam kalimat:

  • Her presentation was very well-structured.” (Presentasinya sangat terstruktur dengan baik)
  • “Please submit your assignment by Friday.” (Silakan kumpulkan tugasmu sebelum Jumat)
  • “The company changed its policy last month.” (Perusahaan mengubah kebijakannya bulan lalu)

9. Predicate Adjective

Predicate adjective adalah adjective yang muncul setelah linking verb dan mendeskripsikan subjek kalimat, bukan langsung mendahului noun. Linking verb yang umum digunakan antara lain: be (is, am, are, was, were), seem, appear, become, feel, look, smell, sound, taste.

Contoh dalam kalimat:

  • “The presentation was impressive.” (Presentasinya mengesankan)
  • “She seems confident about the outcome.” (Dia tampak percaya diri tentang hasilnya)
  • “The solution became clearer after the discussion.” (Solusinya menjadi lebih jelas setelah diskusi)

10. Compound Adjective

Compound adjective adalah kata sifat yang terbentuk dari dua kata atau lebih yang digabungkan dengan tanda hubung (hyphen) untuk bersama-sama mendeskripsikan sebuah noun. Compound adjective umumnya ditulis dengan tanda hubung ketika diletakkan sebelum noun, tapi tidak perlu tanda hubung saat diletakkan setelah noun.

Contoh kata: well-known, up-to-date, self-motivated, high-quality, part-time, long-term

Contoh dalam kalimat:

  • “We need an up-to-date database.” (Kita butuh database yang terkini)
  • “She is a self-motivated professional.” (Dia adalah seorang profesional yang termotivasi dari dalam)
  • “This is a long-term investment.” (Ini adalah investasi jangka panjang)

11. Comparative Adjective

Comparative adjective digunakan untuk membandingkan dua hal, menunjukkan bahwa satu hal memiliki kualitas yang lebih atau kurang dibanding hal lainnya. Dibentuk dengan menambahkan akhiran -er pada adjective pendek, atau menggunakan kata “more” sebelum adjective panjang.

Polanya: Subject + linking verb + comparative adjective + than + object

Contoh dalam kalimat:

  • “This method is faster than the previous one.” (Metode ini lebih cepat dari yang sebelumnya)
  • “Her report is more detailed than mine.” (Laporannya lebih detail dari punyaku)
  • “The new office is larger than our old one.” (Kantor baru lebih besar dari yang lama)

12. Superlative Adjective

Superlative adjective digunakan untuk menunjukkan tingkatan tertinggi atau terendah dari kualitas sebuah noun dalam sebuah kelompok. Dibentuk dengan menambahkan akhiran -est pada adjective pendek, atau menggunakan “most” sebelum adjective panjang, dan selalu didahului artikel “the.”

Contoh dalam kalimat:

  • “This is the most efficient solution we’ve found.” (Ini adalah solusi paling efisien yang kita temukan)
  • “She is the tallest player on the team.” (Dia adalah pemain tertinggi di tim)
  • “That was the longest meeting I’ve ever attended.” (Itu adalah rapat terpanjang yang pernah saya ikuti)

Comparative dan superlative adalah dua jenis adjective yang paling cepat terasa manfaatnya dalam percakapan sehari-hari. Tapi menguasainya butuh latihan aktif, bukan sekadar menghafal rumus. Kalau kamu sedang mencari lingkungan belajar yang mendorongmu langsung mempraktikkan grammar dalam konteks nyata, kursus bahasa Inggris online di Fluentz menggunakan pendekatan immersive di mana setiap materi langsung dipakai dalam percakapan, bukan diajarkan sebagai teori terpisah.

13. Attributive Adjective

Attributive adjective adalah adjective yang diletakkan langsung sebelum noun yang dideskripsikannya, sebagai lawan dari predicate adjective yang muncul setelah linking verb. Hampir semua jenis adjective di atas bisa berfungsi sebagai attributive adjective tergantung posisinya dalam kalimat.

Yang penting dipahami adalah perbedaan posisinya dengan predicate adjective, karena beberapa adjective hanya bisa digunakan di satu posisi saja.

Contoh dalam kalimat:

  • “He is an experienced manager.” (Dia seorang manajer berpengalaman) (attributive)
  • “The manager is experienced.” (Manajernya berpengalaman) (predicate)
  • “She wore a golden necklace.” (Dia memakai kalung emas) (attributive)

Adjective Order: Urutan yang Benar Saat Menggunakan Lebih dari Satu Adjective

Saat kamu menggunakan lebih dari satu adjective sebelum sebuah noun, ada urutan baku yang perlu diikuti agar kalimat terdengar natural. Penutur asli bahasa Inggris mengikuti pola ini secara intuitif, dan telinga mereka langsung terasa “aneh” ketika urutannya salah.

Contoh: “an expensive small old rectangular dark green French silver whittling knife”, kalimat ini memang jarang digunakan dengan semua adjective sekaligus, tapi urutannya sudah benar mengikuti pola di bawah.

Urutan yang benar adalah sebagai berikut:

Urutan Jenis Adjective Contoh Kata
1 Opinion / Penilaian beautiful, ugly, lovely, strange
2 Size / Ukuran big, small, tall, tiny, enormous
3 Physical Quality / Kondisi fisik thin, rough, clean, dirty
4 Shape / Bentuk round, square, triangular, flat
5 Age / Usia old, new, young, ancient, modern
6 Color / Warna red, blue, golden, dark, pale
7 Origin / Asal Indonesian, French, American, Nordic
8 Material / Bahan wooden, plastic, silk, leather, gold
9 Purpose / Tujuan sleeping (bag), writing (desk), racing (car)

Dengan panduan urutan ini, pertanyaan di awal tadi sudah bisa dijawab dengan tepat: yang benar adalah “an expensive red American car”, bukan “a red expensive American car.” Opinion (expensive) mendahului color (red), yang mendahului origin (American).

Contoh lain:

  • “A beautiful small old Italian clock.” (bukan: a small beautiful old Italian clock)
  • “A lovely little round wooden table.” (bukan: a round little lovely wooden table)

Perlu dicatat bahwa dalam percakapan nyata, jarang sekali seseorang menggunakan lebih dari dua atau tiga adjective sekaligus. Tapi memahami urutan ini penting untuk memastikan kamu tidak membuat urutan yang terdengar janggal di telinga penutur asli.

Kesimpulan

Adjective bukan sekadar “kata sifat” dalam pengertian sederhana. Dari 13 jenis yang sudah dibahas, masing-masing memiliki fungsi dan konteks penggunaan yang berbeda. Proper adjective untuk mendeskripsikan asal atau identitas, compound adjective untuk ekspresi yang lebih padat, comparative dan superlative untuk perbandingan, distributive untuk merujuk individu dalam kelompok, dan seterusnya.

Menguasai adjective secara menyeluruh akan terasa jauh lebih mudah ketika kamu berlatih menggunakannya dalam percakapan nyata, bukan sekadar menghafal definisi. Semakin sering kamu terpapar dan menggunakan struktur ini dalam konteks komunikasi yang nyata, semakin natural penggunaannya. Dan pada titik itu, kamu tidak lagi “berpikir tentang grammar,” kamu cukup berbicara. Kalau kamu ingin mencapai titik itu lebih cepat, tempat belajar bahasa Inggris online yang berbasis praktik seperti Fluentz bisa menjadi pilihan yang tepat untuk memulai.