10 Contoh Pertanyaan Interview Bahasa Inggris beserta Jawabannya

Share on facebook
Share on whatsapp
Share on twitter
Share on linkedin
Share on email

 

10-contoh-pertanyaan-interview-bahasa-inggris-beserta-jawabannya

Sudah lolos tahap seleksi CV untuk pekerjaan impianmu atau pekerjaan yang kamu lamar? Tapi kamu bingung untuk menghadapi proses interview dalam bahasa Inggris? Jangan khawatir. Kamu tidak sendirian. Banyak orang terlebih fresh graduate merasakan hal yang serupa.

Memiliki ketakutan tidak lolos interview terhadap pekerjaan yang kamu inginkan adalah hal yang wajar. Pasalnya gagal interview bisa membuatmu murung dan mempertanyakan kredibilitasmu sendiri.

Namun kamu harus pahami, bahwa banyak orang yang kini sudah sukses di pekerjaannya tidak mendapatkan jalan yang mulus. Mereka melalui berbagai macam kegagalan dan penolakan. Lalu mereka belajar dari pengalaman kerja tersebut dan akhirnya berhasil mendapatkan pekerjaan impian mereka.

Hanya segelintir orang saja yang bisa langsung lolos pertama kali pada interview pertama mereka. Jadi kamu tidak perlu berkecil hati. Terlebih kalau interview yang kamu hadapi merupakan interview kerja dalam bahasa Inggris, karena mungkin kamu mendaftar di perusahaan yang bekerja secara multinasional.

Nah, kalau kamu belum pernah menghadapi wawancara bahasa Inggris sebelumnya dan ingin setidaknya bisa menjawab pertanyaan-pertanyaan interview berbahasa Inggris dengan baik, yuk Simak artikel berikut ini. Pada artikel ini kamu akan mempelajari 10 contoh pertanyaan interview bahasa Inggris dan menjawabnya.

10 Contoh Pertanyaan Interview Kerja Bahasa Inggris dan Jawabannya

Baca Juga: Pengertian dan Contoh Kalimat Interogatif dalam Bahasa Inggris Beserta Penjelasan

1.       Could you tell me about yourself and describe your background in brief?

Hal pertama yang paling sering ditanyakan oleh pewawancara atau interviewer adalah menanyakan tentang latar belakangmu. Misalnya latar belakang pendidikan, bidang pekerjaan apa yang tertarik buatmu dan lain-lain.

Tips untuk menjawab pertanyaan ini adalah sebaiknya kamu memberikan sebuah cerita dengan awalan yang baik, pertengahan yang menarik dan akhir yang membuat interviewer mendukungmu untuk mendapatkan pekerjaan tersebut.

Bicarakanlah suatu hal atau kejadian relevan yang membuat kamu menginginkan suatu bidang pekerjaan dan diikuti dengan diskusi pendidikanmu. Dalam cerita yang kamu sampaikan, beri tahu bagaimana kamu menggabungkan pendidikan akademis, keinginanmu atau passion terkait sebuah bidang atau industri, lalu pengalaman bekerja, pengalaman magang atau pengalaman berorganisasi dapat membuatmu cocok untuk bisa berada di pekerjaan tersebut. Jika kamu memiliki proyek pribadi atau bersama temanmu yang menarik dan relevan dengan pekerjaan yang kamu kejar, jangan lupa untuk menyampaikannya.

Contohnya kamu bisa menjawab seperti ini:

I come from a small town, where opportunities were limited. Since good schools were a rarity, I started using online learning to stay up to date with the best. That’s where I learned to code and then I went on to get my certification as a computer programmer. After I got my first job as a front-end coder, I continued to invest time in mastering both front- and back-end languages, tools, and frameworks.

2.       How did you hear about this position?

Rekruter ingin mengetahui apakah kamu aktif mencari tahu tentang perusahaan mereka, mendengar dari karyawan di perusahaan mereka atau direkomendasikan dari pekerjaan sebelumnya. Sederhananya, rekruter atau pewawancara ingin mengetahui bagaimana kamu mendapatkan informasi mengenai lowongan pekerjaan yang kamu incar tersebut.

Jika seseorang merekomendasikan posisi sebuah pekerjaan di suatu perusahaan, pastikan kamu menyebutkan nama yang merekomendasikanmu itu. Kamu mungkin juga ingin melakukan follow up kepada seseorang yang merekomendasikanmu, agar kamu mengetahui kabar yang paling terbaru. Kemudian kamu sebaiknya menjelaskan kenapa kamu cocok pada pekerjaan yang kamu incar tersebut.

Jika kamu mencarinya sendiri, jelaskan apa yang menarik perhatianmu. Kamu bisa memberikan jawaban yang disukai oleh pewawancara jika kamu menyebutkan bahwa nilai yang kamu miliki selaras dengan yang perusahaan miliki. Kamu tentunya ingin meyakinkan hiring manager bahwa kamu memilih perusahaan mereka dibandingkan dengan perusahaan yang lainnya dengan alasan-alasan tertentu.

Jika kamu mendapatkan informasi pekerjaan tersebut dari rekruter, jelaskan mengapa kamu menerimanya. Apakah pekerjaan tersebut terdengar cocok untukmu? Apakah pekerjaan tersebut cocok dengan jalur karir yang kamu inginkan? Tapi jika kamu ternyata sebenarnya tidak familiar dengan perusahaan tersebut namun tetap menerima penawarannya, tetaplah bersikap kamu senang mendapatkan tawaran kerja tersebut, dan berikan jawaban yang jujur mengapa kamu tertarik.

Kamu bisa menjawab seperti berikut ini: “I learned about the position through LinkedIn as I’ve been following your company’s page for a while now. I’m really passionate about the work you’re doing in X, Y, and Z areas, so I was excited to apply. The required skills match well with the skills I have, and it seems like a great opportunity for me to contribute to your mission, as well as a great next move for my career.

3.       What type of work environment do you prefer?

Setiap kali kamu melakukan wawancara kerja dalam bahasa Inggris, pastikan kamu mengetahui beberapa hal tentang perusahaan dan budaya kerja yang terjalin di dalamnya. Kamu bisa menyesuaikan bagaimana caramu bekerja dengan lingkungan kerja di perusahaan tersebut. Namun jika tidak, kamu bisa memilih untuk tidak melanjutkan wawancara kerja.

Pewawancara kerja juga bisa saja menyebutkan bagaimana budaya kerja yang berlaku pada perusahaan tersebut. Jika kamu cocok maka kamu bisa menyebutkan alasanmu. Dengan demikian kamu akan terdengar antusias pada pekerjaan tersebut. Misalnya seperti berikut ini:

That sounds great to me. I like fast-paced work environments because they make me feel like I’m always learning and growing, but I really thrive when I’m collaborating with team members and helping people reach a collective goal as opposed to competing. My last internship was at an organization with a similar culture, and I really enjoyed that balance.

4.       How do you deal with pressure or stressful situations?

Setiap pekerjaan tentu memiliki tantangannya sendiri. Sebagai calon kandidat perusahaan, rekruter ingin mengetahui apakah kamu bisa bertahan pada situasi yang membuatmu tidak nyaman atau pada situasi yang membuatmu tertekan. Pewawancara ingin memastikan bahwa kamu tidak akan terpengaruh oleh beban kerja dan tetap bisa menyelesaikan pekerjaan sesuai dengan waktu yang ditentukan. Kemampuanmu untuk tetap tenang dalam keadaan tertekan akan sangat diperhitungkan.

Ceritakan bagaimana kamu pernah menghadapi situasi yang membuatmu tertekan tapi kamu tetap bisa menyelesaikan tanggung jawabmu. Jika hal tersebut merupakan kemampuan yang sedang kamu bangun, jelaskan langkah apa yang akan kamu ambil agar bisa bekerja lebih baik ketika menghadapi tekanan di masa depan. Misalnya kamu latihan mindfulness agar tetap bisa tenang dalam menghadapi tekanan.

I realize stressful situations are always going to come up, and I also definitely have had to learn how to navigate them throughout my career. I think I get better at it with every new experience. I develop my ability to navigate stress when I am working and my skills in this job will help me in the future. While working on a new product launch at my last company, for example, things were not going according to plan with my team. Instead of pointing fingers, my first reaction was to take a step back and figure out some strategies around how we could solve the problem at hand. Previously, I may have defaulted to panicking in that situation, so being calm and collected was definitely a step forward and helped me approach the situation with more clarity.

5.       Do you prefer working independently or on a team?

Jawabmu yang satu ini berkaitan erat dengan budaya kerja yang berlaku di perusahaan yang kamu incar. Meskipun misalnya kamu lebih memilih bekerja sendiri, tetap banyak lingkungan dan budaya kerja yang akan memiliki aspek kerja tim.

Banyak posisi pekerjaan membutuhkanmu untuk berkerja secara kolaborasi bersama orang lain atau divisi lain dalam menyelesaikan tugas sehari-hari. Namun terkadang terdapat juga tugas yang harus kamu selesaikan sendiri. Ketika kamu menjawab pertanyaan ini, pastikan kamu memberikan penekanan bahwa kamu akan tetap menyesuaikan dengan kebutuhan perusahaan. Kamu juga bisa saja menjawab dengan memberikan keuntungan dan kerugian dari masing-masing cara kerja agar kamu bisa memberitahu bagaimana kamu akan bekerja pada situasi tersebut.

As someone who can work in both situations, I enjoy a blend of the two. I have a strong skill in both situations. I like working in a team to strategize with my work and get diverse opinions, and reach out to for feedback. But I am also comfortable taking on assignments that require me to work independently. I do some of my best work when I can focus alone in a quiet space, but I value collaborating with my teammates to come up with the best ideas.

6.       When you’re balancing multiple projects, how do you keep yourself organized?

Hiring manager ingin memahami bagaimana kamu bisa menggunakan waktu dan energimu untuk bisa tetap bekerja secara produktif dan efisien. Mereka juga ingin memahami apakah kamu memiliki gaya bekerja dan sistem bekerja sendiri di luar perencanaan perusahaan. Pastikan bahwa kamu bekerja untuk menyelesaikan tanggung jawab secara tepat waktu.

Kamu bisa bercerita pengalamanmu bagaimana kamu bisa bekerja secara produktif meskipun memiliki banyak tugas dan tanggung jawab. Ceritakan bagaimana pentingnya dari proyek yang kamu kerjakan dan bagaimana kamu mengalokasikan waktumu dengan baik.

I’m used to juggling projects at my current job where I’m often moving between coding one software program to another. I use the timeboxing technique to make sure they’re all on track, allocating time on my calendar for certain tasks. I’ve found it really helps me prioritize what needs to get done first, and it holds me accountable for the more repetitive day-to-day tasks I’m responsible for.

7.       What did you do in the last year to improve your knowledge?

Akhir-akhir ini mencari pekerjaan bisa terasa sulit akibat dari pandemi Covid-19. Banyak orang di-PHK dari pekerjaannya dan banyak orang juga sulit mendapatkan pekerjaan selama beberapa bulan atau selama setahun.

Rekruter ingin mengetahui bagaimana kamu menggunakan waktumu di kala itu. Kamu tidak perlu merasa khawatir jika kamu tidak menggunakan waktumu untuk mengasah kemampuan hard skill yang digunakan di posisi yang kamu incar. Tapi jika kamu mengikuti kursus atau meningkatkan kemampuan hard skill, kamu bisa menjawab seperti ini:

The extra time on my plate really allowed me to get introspective around where I want to take my career. I read a lot of journals to keep abreast of the latest ideas in my field, and sharpened my skills by taking some online courses, such as…

Namun jika kamu fokus pada pengembangan diri dan tidak melakukan banyak aktivitas terkait kemampuan hard skill, kamu bisa memberikan jawaban berikut:

Like everyone else, I, too, gained some time last year from not having to travel two hours a day to and from work. I decided to spend my time on things I love. So I got back to learning how to play the guitar and journaling. I feel it brought me closer to myself and has been really great for my mental health and productivity.

8.       What are your salary expectations?

Sebelum kamu melakukan wawancara kerja, pastikan kamu sudah mengetahui gaji dan kompensasi dari posisi yang kamu lamar. Kamu bisa mengeceknya dari laman yang memberikan iklan lowongan tersebut atau kamu bisa mencari informasi terkait gaji pekerjaanmu pada umumnya.

Rekruter menanyakan hal ini karena setiap posisi pekerjaan memiliki budget tertentu, dan mereka ingin memastikan ekspektasi gajimu sesuai dengan budget yang disediakan.

Kamu bisa menjawab pertanyaan ini dengan memberikan rentang gaji daripada angka spesifik saat wawancara. Karena di dalamnya bisa terjalin negosiasi. Selain itu, pastikan kamu tidak menyebutkan tentang hal ini sampai pewawancara menanyakannya. Kecuali jika pewawancara memberikanmu kesempatan untuk bertanya. Kamu bisa bertanya, “What’s the benefit of this particular position?” Tapi jika pewawancara menanyakan tentang ekspektasi gaji, kamu bisa menjawab:

Based on my skills and experience and on the current industry rates, I’m looking at a salary around

9.       Are you applying for other jobs?

Pewawancara tentu ingin mengetahui apakah kamu benar-benar tertarik pada posisi ini atau perusahaan yang sedang mewawancaraimu hanyalah opsi saja. Sederhananya, mereka ingin mengetahui apakah mereka merupakan pilihan utamamu. Tentu saja kamu harus menjawab dengan jujur. Jika kamu melamar pekerjaan lain, tentu kamu bisa menjawab demikian. Kamu tidak perlu memberikan jawaban ke perusahaan apa kamu melamar, kecuali kamu mendapatkan tawaran pekerjaan. Kamu bisa memberikan jawaban berikut:

I’ve applied to a couple of other firms, but this role is really the one I’m most excited about right now because…

10.   From your resume it seems you took a gap year. Would you like to tell us why that was?

Bisa jadi kamu memiliki waktu senggang selama setahun dan tidak mendapatkan pekerjaan. Mungkin saja seperti yang kamu ketahui sebelumnya karena kondisi Pandemi Covid-19. Tapi bisa jadi terdapat alasan yang lain. Mungkin karena memang kamu belum menerima pekerjaan apapun.

Namun kamu tetap harus memberitahu kepada pewawancara bahwa waktumu menganggur bukan berarti tidak melakukan apa-apa. Kamu bisa menjelaskan apa saja aktivitas yang kamu lakukan pada saat menganggur tersebut.

Kamu bisa menjawab seperti ini:

During my last year of high school, I didn’t feel ready to choose my educational path, so I took a wilderness course for a few months to sort out my life goals. It may seem a little random, but the time I spent actually helped my develop so many new skills — in the areas of leadership, communication, (etc…). During that time, I realized that I wanted to earn a degree in (sebutkan gelar yang kamu inginkan) to align with my passion (sebutkan passion-mu).

Nah demikianlah 10 contoh pertanyaan umum interview bahasa Inggris. Tentu kamu tidak perlu menghapal setiap jawaban yang ada. Namun jawaban yang tersedia di artikel ini bisa membuatmu mengetahui bagaimana caramu menjawab pertanyaan-pertanyaan umum tersebut dengan baik.

Kalau pun kamu merasa ingin tahu lebih lanjut tentang bahasa Inggris dan membutuhkan tutor yang akan membimbingmu, kamu bisa belajar bahasa Inggris di tempat kursus bahasa Inggris online terbaik bersama Fluentz dan guru-guru yang asik. Di sana juga ada banyak pilihan program yang sesuai dengan kebutuhan kamu.

Referensi:

Oliver, Vicky. 2021. 10 Common Job Interview Questions and How to Answer Them (online at) https://hbr.org/2021/11/10-common-job-interview-questions-and-how-to-answer-them [accessed on 27 June 2023]

Fluentz perfect for online courses and other institutes. It’s a complete solution with lms features and functionalities.

Contact Us

STC Senayan Lantai 2 Ruang 89 Jalan Asia Afrika Pintu IX Gelora Senayan, Jakarta Pusat 10270.

0813-9176-8718

 

Chat Sekarang
Hari ini sedang ada Promo bonus sampai 5 sesi! Yuk, langsung chat Mimintz 😎