Apa Itu Clause? Pengertian, Jenis Beserta Contoh Kalimatnya

Share on facebook
Share on whatsapp
Share on twitter
Share on linkedin
Share on email

Apa itu clause?

Hai English learners! Gimana kabarnya? Semoga kalian semua selalu sehat dan bahagia ya! Kali ini, kita ingin membahas tentang salah satu topik penting dalam bahasa Inggris, yaitu clause. Mungkin sebagian dari kalian sudah familiar dengan istilah ini, tapi tidak ada salahnya kita belajar lebih dalam lagi, kan?

Nah, pada dasarnya, clause adalah sekumpulan kata yang membentuk suatu pikiran atau makna dalam sebuah kalimat. Sebuah kalimat bisa terdiri dari satu clause atau lebih, tergantung dari kompleksitas kalimat itu sendiri. Oleh karena itu, pemahaman tentang clause sangatlah penting agar kamu bisa lebih lancar dalam berbahasa Inggris.

Dalam artikel ini, kita akan membahas secara lengkap tentang pengertian clause dan jenis-jenisnya ditambah dengan contoh kalimatnya. Semoga pembahasan ini mudah untuk dimengerti, karena nggak terlalu sulit juga. Yuk simak artikel ini sampai tuntas!

 

Pengertian Clause

Clause atau klausa adalah kelompok kata yang terdiri dari subject dan predicate yang membentuk suatu pikiran atau makna dalam sebuah kalimat (sentence). Dalam bahasa Inggris, clause merupakan salah satu bagian penting dalam membangun kalimat yang baik dan benar.

Setiap clause pada dasarnya bisa berdiri sendiri sebagai sebuah kalimat, tergantung dari isi dan makna yang ingin disampaikan. Namun, dalam sebuah kalimat yang lebih kompleks, terkadang satu kalimat bisa terdiri dari lebih dari satu clause.

Misalnya, kalimat “I love to read books, but I don’t have much time.” Kalimat ini terdiri dari dua clause, yaitu “I love to read books” dan “I don’t have much time”. Dalam hal ini, kedua clause tersebut membentuk satu kalimat yang lebih kompleks dengan makna yang jelas.

Jadi, kesimpulannya, clause adalah kelompok kata yang membentuk suatu pikiran atau makna dalam sebuah kalimat.

 

Perbedaan Clause dan Phrase

Kalian tau bedanya phrase dan clause? Phrase dan Clause adalah dua konsep penting dalam memahami bahasa Inggris. Berikut adalah perbedaan antara kedua konsep tersebut:

1. Struktur

Phrase hanya terdiri dari beberapa kata yang bekerja sebagai satu unit, sementara clause terdiri dari subjek dan predikat yang membentuk satu konsep atau pikiran yang utuh.

2. Fungsi

Phrase memiliki fungsi sebagai bagian dari kalimat yang menambahkan detail atau informasi tambahan, sementara clause memiliki fungsi sebagai bagian dari kalimat yang membentuk kalimat lengkap.

3. Kemampuan berdiri sendiri

Phrase tidak dapat berdiri sendiri sebagai kalimat lengkap, sementara clause dapat berdiri sendiri sebagai kalimat lengkap jika merupakan independent clause atau main clause.

Bisa kita lihat dan pelajari contohnya, dalam kalimat “The cat on the roof is afraid of heights”, “The cat on the roof” adalah phrase karena tidak memiliki predikat, sementara “is afraid of heights” adalah clause karena memiliki subjek dan predikat yang lengkap.

Jadi, penting bagi kita untuk memahami perbedaan antara clause dan phrase dalam membangun kalimat yang baik dan benar dalam bahasa Inggris. Karena makanya bisa beda. Dengan memahami perbedaan ini, kita bisa lebih mudah dan tepat dalam menggunakan bahasa Inggris dalam komunikasi sehari-hari.

 

Jenis-jenis Clause

Pada dasarnya jenis klausa (clause) hanya memiliki 2 yaitu independent dan dependent. Bisa kita lihat dari contoh kalimat ini. “She is reading a book that she borrowed from the library”. Dalam kalimat ini, “She is reading a book” adalah main clause atau independent clause, sementara “that she borrowed from the library” adalah subordinate clause atau dependent clause.

Namun, dependent terbagi lagi menjadi beberapa jenis, so kamu akan menemukan 7 jenis di artikel ini. Yuk kita bahas satu persatu tentang jenis dan contoh clause.

 

Indepedent Clause

Independent Clause adalah clause yang dapat berdiri sendiri sebagai kalimat lengkap dan memiliki makna yang jelas. Independent clause memiliki subjek dan predikat dan dapat membentuk kalimat lengkap tanpa bantuan dari clause lain. Klausa jenis ini disebut juga sebagai main clause atau induk kalimat.

Contoh kalimatnya independent clause:

  • She studies every day. (Dia belajar setiap hari)
  • I am very happy today. (Saya sanat senang hari ini)
  • Swam together with us yesterday. (Berenang bersama kami kemarin)
  • She is cooking delicious food in the kitchen. (Dia memasak makanan yang enak di dapur)
  • Diligent students always get good grades. (Pelajar yang baik selalu mendapatkan nilai yang baik)

 

Dependent Clause

Dependent Clause adalah clause yang tidak bisa berdiri sendiri sebagai kalimat lengkap dan membutuhkan independent clause untuk memberikan makna yang jelas. Dependent clause tidak memiliki makna yang jelas tanpa klausa utama. Subordinate clause juga dikenal sebagai dependent clause atau anak kalimat, karena ia tergantung pada clause utama dalam kalimat tersebut. Boleh dikatakan sebagai pelengkap kalimat seutuhnya. Subordinate clause biasanya diawali dengan kata penghubung seperti “that”, “if”, “because”, “when”, “although”, dan sebagainya.

Contohnya dependent clause:

  • Because she studies every day. (Karena dia belajar setiap hari)
  • Since I don’t have any money left, I can’t go to the cinema. (Karena saya tidak memiliki uang lagi, saya tidak bisa pergi ke bioskop)
  • After we finish dinner, we can go for a walk. (Setelah kita selesai makan malam, kita bisa pergi berjalan-jalan)
  • Because the weather is bad, the flight has been delayed. (Karena cuaca nya buruk, penerbangan telah tertunda)
  • Unless you finish your homework, you can’t watch TV. (Kecuali kamu menyelesaikan pekerjaan rumahmu, kamu tidak bisa menonton TV)

 

Noun Clause

Noun Clause adalah dependent clause yang berfungsi dan bertindak sebagai noun, yaitu kata yang berfungsi sebagai subjek, objek, atau complement dalam kalimat. Noun clause biasanya diawali oleh kata depan seperti “that” (bahwa), “whether” (apakah), “what” (apa), “how” (bagaimana), dll. Noun clause berfungsi sebagai noun dalam kalimat dan dapat digunakan sebagai subjek, objek, atau complement dalam kalimat. Noun clause membutuhkan independent clause untuk memberikan makna yang jelas.

Contoh kalimat noun clause:

  • What she said makes no sense. (Apa yang dia katakan tidak masuk akal)
  • What he said was completely unexpected. ( Apa yang dia katkan benar-benar tidak terduga.)
  • I don’t know where my keys are. (Saya tidak tahu dimana kunci saya.)
  • She wants to know when the concret starts. (Dia ingin tahu kapan konser dimulai.)
  • Whether you like it or not, you have to study for the exam. (Baik kamu suka atau tidak, kamu harus belajar untuk ujian.)

 

Adjective Clause

Adjective clause atau relative clause adalah jenis clause yang berfungsi sebagai adjective (kata sifat) dalam sebuah kalimat. Adjective clause memberikan informasi tambahan tentang noun atau pronoun yang dijelaskan dalam independent clause. Adjective clause biasanya diawali dengan relative pronoun seperti “who“, “whom“, “whose“, “which“, atau “that“.

Contoh kalimat adjective clause:

  • The book, which is on the shelf, is mine.  (Buku itu yang ada di rak adalah milikku.)
  • The woman who lives next door is a doctor. (Wanita yang tinggal di sebelah rumah adalah dokter.)
  • The car that I bought last month has already broken down. (Mobil yang saya beli bulan lalu sudah rusak.)
  • The book, which I borrowed from the library, was very interesting. (Buku yang saya pinjam dari perpustakaan itu sangat menarik.)
  • The dress, which she wore to the party, was very beautiful. (Gaun yang dia kenakan ke pesta sangat indah.)

 

Adverb Clause

Adverb clause adalah jenis clause yang berfungsi sebagai adverb (kata keterangan) dalam sebuah kalimat. Adverb clause memberikan informasi tambahan tentang verb, adjective, atau adverb dalam independent clause. Adverb clause biasanya diawali dengan conjunction seperti “although“, “because“, “if“, “since“, atau “when“.

Contoh kalimat adverb clause

  • After I finish my homework, I will go to bed.  (Setelah saya menyelesaikan pekerjaan rumah saya, saya akan pergi tidur.)
  • Altough she is sick, she is still came to work . (Meskipun dia sakit, dia tetap datang bekerja.)
  • Since he lost his jib, he has been looking for a new one. (Sejak dia kehilangan pekerjaannya, dia telah mencari yang baru.)
  • “Before we go to the beach, we need to buy sunscreen.” (Sebelum kita pergi ke pantai, kita perlu membeli tabir surya.)
  • “As soon as he arrived at the airport, he cheeked in for his flight.” (Segera setelah dia tiba di bandara, dia mendaftar untuk penerbangan nya.)

 

Invinitive Clause

Infinitive clause adalah jenis clause yang menggunakan kata kerja infinitif “to” untuk membentuk kalimat. Infinitive clause sering digunakan sebagai subjek atau objek dalam sebuah kalimat.

Contoh kalimat invintive clause:

  • To travel around the world is my dream.  (Melakukan perjalanan keliling dunia adalah mimpiku.)
  • To study abroad is my dream. (Mempelajari di luar negeri adalah impian saya.)
  • write a book, she needs to gather information first. (Untuk menulis buku, dia perlu mengumpulkan informasi terlebih dahulu.)
  • To learn a new language, you need to practice regularly. (Untuk belajar bahasa baru, Anda perlu berlatih secara teratur.)
  • To succeed in life, one must have determination and hard work. (Untuk sukses dalam hidup, seseorang harus memiliki tekad dan kerja keras.)

 

Participle Clause

Participle clause adalah jenis clause yang menggunakan kata kerja partisip (participle) untuk membentuk kalimat. Participle clause sering digunakan sebagai kata sifat dalam sebuah kalimat.

Contoh kalimat participle clause:

  • The boy, crying loudly, ran towards his mother. (Anak laki-laki itu menangis dengan keras, berlari ke arah ibunya.)
  • Running late, she forgot to eat breakfast. (Karena terlambat, dia lupa sarapan.)
  • Feeling tired, I went to bed early last night. (Merasa lelah, saya tidur lebih awal malam kemarin.)
  • Having finished her work, she want for a walk. (Setelah selesai bekerja, dia pergi berjalan-jalan.)
  • Confused by the intructions, he asked for help. (Bingung dengan instuksi, dia meminta bantuan.)

Sudah jelas ya dengan penjelasan dan penggunaan clause. Seharusnya kamu bisa menangkap tentang penjelasan clause tersebut lho. Karena materi ini cukup mudah untuk dipelajari. Kalau kamu ingin lebih dalam tentang materi clause, perlu di ingat ya, kamu harus memperbanyak latihan menulis. Jadi, memang harus sering latihan dan jangan lupa untuk pahami artikel-artikel lainnya. Dan kamu jangan lupa untuk terus menguasai grammar dalam bahasa Inggris. Artikel nya jangan lupa untuk dipahami ya.

Kalau pun kamu merasa kurang pede dengan bahasa Inggrismu, ingin meningkatkan English skill, dan membutuhkan tutor yang akan membimbingmu, kamu bisa belajar bahasa Inggris di tempat kursus bahasa Inggris online terbaik bersama Fluentz dan guru-guru yang asik. Disana juga ada banyak pilihan program yang sesuai dengan kebutuhan kamu.

Fluentz perfect for online courses and other institutes. It’s a complete solution with lms features and functionalities.

Contact Us

STC Senayan Lantai 2 Ruang 89 Jalan Asia Afrika Pintu IX Gelora Senayan, Jakarta Pusat 10270.

0813-9176-8718

 

Chat Sekarang
Hari ini sedang ada Promo bonus sampai 5 sesi! Yuk, langsung chat Mimintz 😎