Hi, Bunda!
Mau mengenalkan Bahasa Inggris ke anak tapi bingung mulai dari mana? Salah satu cara yang asyik dan efektif adalah lewat cerita dongeng anak singkat dalam Bahasa Inggris. Nggak cuma bikin mereka tertarik, tapi juga bantu kamu atau si kecil makin familiar dengan kosakata dan struktur kalimat Bahasa Inggris.
Yuk, kita bahas 10 contoh cerita dongeng pendek yang cocok buat latihan si kecil!
1. The Thirsty Crow (Gagak yang Haus)
One hot summer day, a crow was extremely thirsty. He flew around looking for water but couldn’t find any. Finally, he saw a pitcher in a garden, but the water level was too low for his beak to reach. The crow got an idea; he picked up pebbles and dropped them into the pitcher one by one. The water rose, and the crow drank it happily.
Artinya: Di suatu hari musim panas yang panas, seekor gagak merasa sangat haus. Dia terbang berkeliling mencari air tetapi tidak menemukannya. Akhirnya, dia melihat sebuah kendi di taman, namun ketinggian air terlalu rendah untuk dijangkau paruhnya. Gagak itu mendapat ide; dia mengambil kerikil dan menjatuhkannya ke dalam kendi satu per satu. Air pun naik, dan gagak meminumnya dengan gembira.
2. The Lion and The Mouse (Singa dan Tikus)
A lion was sleeping in the forest when a mouse started playing on him. The lion woke up and caught the mouse, intending to eat him. The mouse begged for mercy, promising to help the lion someday. The lion laughed but let him go. Later, the lion was caught in a hunter’s net. The mouse heard his roar, ran to him, and cut the net with his teeth.
Artinya: Seekor singa sedang tidur di hutan ketika seekor tikus mulai bermain di atasnya. Singa terbangun dan menangkap tikus itu, berniat memakannya. Tikus memohon belas kasihan, berjanji akan membantu singa suatu hari nanti. Singa tertawa tetapi melepaskannya. Kemudian, singa itu terperangkap dalam jaring pemburu. Tikus mendengar aumannya, berlari menghampirinya, dan memotong jaring itu dengan giginya.
3. The Golden Egg (Telur Emas)
A farmer had a goose that laid one golden egg every day. The farmer sold the eggs and became rich quickly. However, he became greedy and wanted all the gold at once. He decided to kill the goose and open its stomach. To his disappointment, he found no gold inside, just like any other goose.
Artinya: Seorang petani memiliki angsa yang bertelur satu telur emas setiap hari. Petani itu menjual telur-telur tersebut dan menjadi kaya dengan cepat. Namun, dia menjadi serakah dan menginginkan semua emas sekaligus. Dia memutuskan untuk membunuh angsa itu dan membelah perutnya. Dia sangat kecewa karena tidak menemukan emas di dalamnya, sama seperti angsa lainnya.
4. The Ant and The Grasshopper (Semut dan Belalang)
In a field, a grasshopper was singing and playing while an ant was busy carrying corn to its nest. The grasshopper invited the ant to play, but the ant refused, saying she was storing food for winter. When winter came, the grasshopper had no food and was dying of hunger. The ant shared her food, and the grasshopper learned a valuable lesson.
Artinya: Di sebuah ladang, seekor belalang sedang bernyanyi dan bermain sementara seekor semut sibuk membawa jagung ke sarangnya. Belalang mengajak semut bermain, tetapi semut menolak, mengatakan dia sedang menyimpan makanan untuk musim dingin. Ketika musim dingin tiba, belalang tidak punya makanan dan hampir mati kelaparan. Semut membagi makanannya, dan belalang belajar pelajaran berharga.
5. The Rabbit and The Turtle (Kelinci dan Kura-kura)
A rabbit boasted about his speed and challenged a turtle to a race. The rabbit ran fast and decided to take a nap halfway, thinking the turtle was too slow. The turtle kept walking slowly but consistently. When the rabbit woke up, he saw the turtle crossing the finish line. The slow turtle won the race.
Artinya: Seekor kelinci menyombongkan kecepatannya dan menantang kura-kura untuk berlomba lari. Kelinci berlari cepat dan memutuskan untuk tidur siang di tengah jalan, berpikir kura-kura terlalu lambat. Kura-kura terus berjalan pelan namun konsisten. Ketika kelinci bangun, dia melihat kura-kura sedang melewati garis finis. Kura-kura yang lambat memenangkan perlombaan.
6. The Fox and The Grapes (Rubah dan Anggur)
A hungry fox saw some bunches of grapes hanging from a vine high up. He tried to jump and reach them but failed multiple times. Finally, he gave up and walked away, saying, “I am sure the grapes are sour anyway.” It is easy to despise what you cannot get.
Artinya: Seekor rubah yang lapar melihat beberapa tandan anggur tergantung di pohon anggur yang tinggi. Dia mencoba melompat dan menggapainya tetapi gagal berkali-kali. Akhirnya, dia menyerah dan pergi sambil berkata, “Aku yakin anggur itu pasti asam.” Sangat mudah untuk membenci apa yang tidak bisa kamu dapatkan.
7. The Dog and The Shadow (Anjing dan Bayangannya)
A dog was crossing a bridge with a piece of meat in his mouth. He looked down at the river and saw his own reflection. Thinking it was another dog with a bigger piece of meat, he barked to scare it away and take the meat. As he opened his mouth, his own meat fell into the river and was swept away.
Artinya: Seekor anjing sedang menyeberangi jembatan dengan sepotong daging di mulutnya. Dia melihat ke bawah sungai dan melihat bayangannya sendiri. Berpikir itu adalah anjing lain dengan potongan daging yang lebih besar, dia menggonggong untuk menakut-nakutinya dan mengambil daging itu. Saat dia membuka mulutnya, daging miliknya jatuh ke sungai dan hanyut.
Kenapa Dongeng Ini Efektif Buat Belajar?
Cerita-cerita pendek seperti ini sebenarnya punya struktur bahasa yang sederhana dan mudah dipahami. Buat kamu yang masih di level beginner sampai pre-intermediate, dongeng ini bisa bantu kamu:
- Memperluas kosakata dasar
- Mengenal grammar dalam konteks
- Belajar storytelling dalam Bahasa Inggris
- Melatih pemahaman bacaan (reading comprehension)
Kadang, mimin juga pakai cerita-cerita ini buat latihan speaking bareng peserta kursus. Serius, banyak yang awalnya malu ngomong jadi makin pede gara-gara latihan bercerita ulang dengan gaya mereka sendiri. Kadang juga ditambah ekspresi lucu, biar makin seru.
Investasi Bahasa Inggris Sejak Dini untuk Masa Depan Si Kecil
Belajar Bahasa Inggris sejak kecil itu bukan soal cepat bisa, tapi soal membangun rasa percaya diri dan kebiasaan positif sejak dini. Anak yang terbiasa terpapar Bahasa Inggris akan lebih mudah memahami, berani mencoba, dan nyaman mengekspresikan diri.
Di artikel ini, kamu bisa tahu kenapa metode belajar yang menyenangkan seperti storytelling, diskusi ringan, dan praktik langsung jauh lebih efektif untuk anak-anak dibanding sekadar hafalan.
Kalau kamu orang tua yang ingin menyiapkan masa depan Si Kecil dengan cara yang tepat, yuk baca selengkapnya di sini:
👉 Investasi Bahasa Inggris Sejak Dini untuk Masa Depan Si Kecil!









